Breaking News:

Berita Ekonomi

Penjualan Emas Perhiasan Naik 20 Persen Jelang Pilkada Kalsel

Senada logam mulia Antam, emas perhiasan saat ini mengalami tren kenaikan harga. Fluktuasi harga emas memang kerap terjadi namun relatif lebih kecil

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Mariana
Aktivitas jual beli emas di toko emas Pasar Sentra Antasari. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM1, BANJARMASIN - Senada logam mulia Antam, emas perhiasan saat ini mengalami tren kenaikan harga. Fluktuasi harga emas memang kerap terjadi namun relatif lebih kecil dari instrumen investasi berisiko lainnya.

Di sejumlah toko emas di Pasar Sentra Antasari, tampak ramai transaksi jual beli emas. Ada yang membeli, ada pula yang menjual perhiasan.

Pemilik Toko Emas Taisir 1, H Gurdani mengungkapkan, sejak sepekan terakhir harga emas berfluktuasi namun beberapa hari terakhir alami kenaikan. Per Selasa (8/12/2020) harga emas naik Rp 10.000.

Baca juga: Kesbangpol Kapuas Berharap Partisipasi Masyarakat Gunakan Hak Pilih Meningkat

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, diakuinya penjualan meningkat terutama untuk emas kadar 700 dan 420, khusus kadar 999 naik kisaran 20 persen.

"Jenis perhiasan yang paling banyak dibeli di hampir merata mulai dari kalung, gelang, dan cincin. Namun gelang lebih mendominasi di beberapa waktu terakhir ini," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkannya, walaupun harga naik seperti sekarang ini transaksi yang banyak dilakukan konsumen adalah membeli emas perhiasan dibandingkan menjual.

Perbandingan transaksi tersebut berkisar 60 persen didominasi pembelian dibandingkan buyback atau jual kembali dari konsumen sekitar 40 persen.

Diuraikannya, harga perhiasan emas murni 999 dibanderol Rp 850.000 per gram, emas kadar 700 Rp 670.000 per gram, dan emas kadar 420 dipatok seharga Rp 370.000. Juga di toko-toko emas lainnya, harga berkisar kurang lebih sama dengan Toko Emas Taisir 1.

"Untuk buyback harga emas kadar 999 berdasarkan harga pasar, umumnya dikatakan dia berkisar Rp 15.000-30.000. Sedangkan emas kadar 700 ke bawah harga buyback sebesar Rp 10.000," imbuhnya.

Faktor kenaikan harga emas diprediksi terus berlanjut, H Gurdani menyebut terkait erat dengan situasi politik dalam dan luar negeri. Serta kasus Covid-19 yang belum kunjung reda. (Tribunkalteng.com/Mariana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved