Berita Banjarmasin

Nekad Jadi Kurir Sabu untuk Bekal Menikah Dayat Justru Ditangkap Polisi

Mencari pekerjaan ke mana-mana dengan cara melamar ke beberapa perusahaan swasta, sampai ke Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Penulis: Jumadi | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/jumadi
Tampak usai menikah, tersangka Hidayatullah alias Dayat (28) bersama gadis pujaannya, S yang sudah menjadi istri. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM BANJARMASIN--Mencari pekerjaan ke mana-mana dengan cara melamar ke beberapa perusahaan swasta, sampai ke Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Tujuannya setelah diterima bekerja, maka gajinya kelak dikumpulkan, dan digunakan sebagai modal untuk menikah atau buat jujuran kepada gadis yang sangat dicintainya.

Namun ternyata nasib baik tidak berpihak kepada Hidayatullah alias Dayat (28. Pekerjaan yang diharapkan justru tidak dapat. Padahal usaha berjuang sudah dilakukan, seperti setiap perusahaan yang dia datanggi, selalu tidak ada lowongan.

Diduga karena habis pikir dan rencana menikah tinggal menghitung hari, maka warga Jalan Ir PM Noor, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin ini nekad menjadi kurir Narkoba.

Baca juga: VIDEO Kafe Terapung Menambah Indah Dermaga Flamboyan Palangkaraya

Namun ternyata menjadi kurir sangat beresiko. Hanya beberapa hari sebagai kurir, langkahnya tercium oleh pihak kepolisian. Tersangka dengan nama lengkap Hidayatullah alias Dayat (28) ditangkap jajaran Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat, di Jalan Bandarmasih Gang 5 RT37, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin, Kamis (26/11/2020) malam sekitar pukul 20:30 Wita.

Ungkapan itu disampaikan Kapolsekta Banjarmasin Barat, melalui Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah dalam pers rilis di ruang kerjanya, Kamis (3/12/2020) siang.

Menurut Kanit Reskrim, sebenarnya yang diincar bukan Dayat, akan tetapi adalah pengedarnya. Namun polisi menemukan banyak barang bukti sabu.

"Semula kami mendapatkan Narkoba jenis sabu yang disimpan tersangka Dayat hanya 2 gram saja. Namun anggota kami terus melakukan pengeledahan, dan ditemukan lagi dengan jumlah total sebanyak 10 paket besar dengan berat 42,40 gram,"terangnya.

Diceritakan Kanit Reskrim, dia mendapatkan barang dari orang tak dikenal. Barang itu hanya dititipkan sementara dengan upah antara Rp1 sampai 1,5 juta. Dia (Dayat) kenal hanya melalui telepon.

"Pengakuan Dayat kepada petugas yang memeriksanya bahwa setelah mendapatkan uang sebagai kurir dan uangnya digunakan untuk menikah, maka Dayat tidak mau lagi menjadi kurir,"tutur Kanit Reskrim.

Pada saat berada di dalam penjara Rutan Polsekta Banjarmasin Barat, akhirnya pada Selasa (1/12/2020) sore, Dayat melangsungkan pernikahan dengan gadis pujaannya berinisial S, di Musala Polsekta Banjarmasin Barat.

Pernikahan dihadiri masing-masing keluarga kedua pihak, dan penghulu setempat. Tak bisa dibayangkan usai menikah, Dayat harus mendekam di sel Tahanan Rutan Polsekta Banjarmasin Barat. Sementara pihak istri yang dinikahi Dayat harus pulang ke rumah orangtuanya. (Tribunkalteng.com/jumadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved