Breaking News:

Berita Sampit

Cuci Dum Truk, Tubuh Pandi Terjepit Hingga Tewas

Malang nasib Pandi Halomon Hutagalung (21) warga Desa Pelantaran Jalan Tjilik Riwut kilometer 74 Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kota

Foto Polres Kotim
Petugas Polsek Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, (Kotim) Kalimantan Tengah, saat menunjukkan, lokasi Korban Pandi mengalami kecelakaan kerja di pencucian mobil. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT- Malang nasib Pandi Halomon Hutagalung (21) warga Desa Pelantaran Jalan Tjilik Riwut kilometer 74 Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur ini tewas terjepit dum truk yang dibersihkannya, Selasa (1/12/2020).

Keterangan Kapolres Kotim, melalui Kapolsek Cempaga Hulu, Kotim, Iptu Taufik Hidayat, Rabu (2/12/2020) membenarkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut dia mengatakan satu orang meninggal dunia atas nama, Pandi Halomon Hutagalung (21) warga Desa Pelantaran Jalan Tjilik Riwut kilometer 74 Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu.

Dikatakan dia, jenazah korban sudah di bawa oleh keluarganya ke Kabupaten Tapanuli Utara Sumatra Utara untuk dikebumikan, sedangkan
kelurga korban tidak bersedia untuk di Autopsi dengan membuat surat pernyataan untuk pihak kepolisian.

Baca juga: Disdagperinkop dan UKM Kapuas Adakan Pelatihan Menjahit Tas Rotan Modifikasi Kulit

Terkait kronologis kejadian dia menjelaskan, korban Pandi Halomoan saat itu, sedang bekerja mencuci truk, di tempat cucian mobil Selasa pagi, di Jalan Tjilik Riwut kilometer 74 arah Sampit-Palangkaraya, cucian mobil mega di Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten, Kotawaringin Timur.

Menurut keterangan, M Irwan (43) rekannya kepada penyidik, korban Pandi saat itu sedang mencuci dum truk No Polisi DA 8454 CZ warna kuning, kemudian bak dum truk di dum ke atas olehnya, dia saat itu bersama korban mencuci dum truk tersebut di tempat pencucian mobil.

Kapolsek mengungkapkan, saat
Irwan dan korban mencuci mobil , korban naik ke atas casis dan mencuci bagian bawah lantai dum truk sambil berdiri sedangkan Irwan mencuci ban depan dan saat itu tiba-tiba bak dum truk tersebut turun.

"Bak truk turun dengan sendirinya kemudian korban panik dan langsung menindih korban sehingga korban terjepit, langsung dilakukan pertolongan dengan cara bak dum truk diangkat. Korban langsung dibawa ke puskesmas Desa Pundu, namun sesampainya di puskesmas korban dinyatakan sudah meninggal dunia," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved