Berita Balangan

Akses Jalan Tabuan di Balangan Kalsel Bertambah Rusak, Enam Desa Terdampak

Enam desa di wilayah Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan terdampak jalan longsor di Desa Tabuan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/isti rohayanti
Pengendara roda dua secara bergantian melintas pada jalur utama Desa Tabuan yang rusak akibat tanah longsor 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM PARINGIN- Enam desa di wilayah Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan terdampak jalan longsor di Desa Tabuan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Satu-satunya akses warga di jalan tersebut, kini sulit dilintasi. Apalagi oleh kendaraan roda empat. Bahkan untuk kendaraan roda dua pun wajib harus hati-hati saat melintas.

Kesibukan warga dan pengendara saat melewati jalan tersebut selalu ada setiap waktunya.

Dari pantauan Banjarmasinpost.co.id, Selasa (1/12/2020), warga setempat memindahkan papan ke seberang jalan yang rusak dengan cara disahan. Hal itu karena angkutan yang tidak bisa melintas.

Baca juga: Menanti iPhone 12 Series Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Tanggal Rilis dan Harga Resmi

Kesulitan akses akibat longsornya jalan dan menyebabkan jalan rusak membuat warga terkendala. Belum lagi bagi sebagian mereka yang tinggal pada desa terdampak atau memiliki kebun disana.

Jalan utama Desa Tabuan menuju Desa Uren merupakan akses penghubung menuju enam desa yang tersisa di Kecamatan Halong dan mengarah ke perbatasan Kotabaru dan Kaltim.

Ke enam desa yang dimaksud yakni Desa Uren, Marajai, Mauya, Mamantang, Mamigang dan Binuang Santang.

Disampaikan oleh Camat Halong, Suratman, penanganan perbaikan jalan rusak sedang diupayakan oleh pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Kabupaten Balangan. Hanya saja saat ini masih dikoordinasikan tentang perbaikan tersebut.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Pengukuran jalan juga sudah dilakukan dan rencananya akan ada perbaikan sementara," ucap Suratman.

Perbaikan yang dimaksud yaitu pembangunan jalan sementara yang dibuat menggunakan Batang kelapa atau Batang nyiur. Sehingga memungkinkan untuk kendaraan roda empat lewat. Sementara kondisi saat ini jalan hanya mampu dilintasi kendaraan roda dua.

Sudah ada 20 batang kelapa yang disiapkan untuk perbaikan jalan. Sementara yang dibutuhkan mencapai 60 batang. Secepatnya ucap Suratman perbaikan akan dilakukan. Sehingga warga pun bisa kembali nyaman melintas.

Saat ini kondisi jalan di Desa Tabuan yang rusak sudah hampir 85 persen.

Dari data yang disampaikan oleh BPBD Kabupaten Balangan sebelum, panjang kerusakan jalan mencapai 45 meter. Sementara kedalamannya berkisar 3 meter.

Kepala BPBD Kabupaten Balangan, Alive Yoesfah Love menerangkan, koordinasi untuk penanganan jalan sudah dilakukan. Bahkan Pemkab Balangan melibatkan Balai Sungai untuk penanganannya.

"Pengecekan sudah dilakukan selain itu kami juga koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II untuk penanganannya," jelas Alive.

Sebagaimana diketahui, kerusakan atau tanah longsor yang terjadi di Desa Tabuan akibat tanah pada bantaran sungai jalan tersebut tergerus. Beberapa bagian tanah masih bertahan. Sehingga ada penopang jalan. (Tribunkalteng.com/isti rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved