Tanaman Hias

Tanaman Hias Unik Melimpah di Pasar Tanaman Hias Terbesar se-Indonesia di Bogor, Harga Jual Tinggi

Pasar Tanaman Hias terbesar se-Indonesia di Jungle Fest komplek Bogor Nirwana Residence. Harga jual tinggi dan unik.

Editor: Nia Kurniawan
Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi Tanaman hias Philodendron Birkin.Pasar Tanaman Hias terbesar se-Indonesia di Jungle Fest komplek Bogor Nirwana Residence. Harga jual tinggi dan unik. 

TRIBUNKALTENG.COM - Pasar Tanaman Hias terbesar se-Indonesia di Jungle Fest komplek Bogor Nirwana Residence.

Di Lokasi ini ada berbagai tanaman hias asli Indonesia yang unik dan memiliki harga jual yang tinggi.

Ya, pasar hasil kerja bareng Minaqu Home Nature bekerjasama dengan PT GAP Jungle Fest dan didukung oleh Dirjen Holtikultura serta Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta dan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membuka secara resmi Pasar Tanaman Hias Minaqu Home Nature Jungle Fest BNR.

Dedie mengatakan bahwa Pasar Tanaman Hias terbesar se-Indonesia ini memiliki potensi ekonomi untuk membangkitkan ekonomi masyarakat khususnya pertanian tanaman hias.

"Kegiatan ini didukung oleh sektor wisata juga yang dinisiasi oleh Ade Wardhana (CEO Minaqu Home Nature) kita sangat memberikan penghargaan ya dengan demikian maka ada kesempatan bagi para petani dan pedagang tanaman hias untuk mempunyai chanel penjualan yang lebih terfokus," katanya.

Selain mengembangkan potensi pertanian kata Dedie adanya Pasar Tanaman Hias di Kota Bogor yang didukung oleh Dirjen Htikultura untuk mendukung agro eduwisata di Kota Bogor.

Kegiatan itu juga kata Dedie didukung oleh Balai Besar Karantina untuk memberikan edukasi terkait proses ekspore tanaman.

"Ini biaa jadi satu kesempatan untuk belajar ekspor bagaiaman kualitas tanaman hias dan jenis tanaman hias yang diminati dan langka jadi budidayanya bisa terus dikembangkan dan bisa menambah keberagaman tanaman hias dan bernilai ekonomi," katanya.

Dilokasi yang sama Direktur Minaqu Home Nature Yasmin Sanad mengatakan bahwa gagasan itu muncul dari Ade Wardhana yang memang sudah memulai usaha ekspore tanaman hias.

Yasmin mengatakan dari sana Ade melihat ada nilai ekonomi yang besar untuk meningkatkan ekonomi para petani.

Baca juga: Ben-Ujang Dapat Atasi Permasalahan Ekonomi Akibat Covid-19

Baca juga: Satgas Covid-19 Kalteng Antisipasi Kerawanan Penularan Virus Corona Saat Libur Akhir Tahun

"Akhirnya atas idenya pak Ade petani harus bangkit nih di tengah massa pandemi peran Tanaman Hias lagi meningkat tinggi ditambah lagi sumber kekayaan alam Indonesia tinggi banget kita banyak ribuan varietas yang diminati pasar global," katanya.

Itulah yang mendasari kemudian dibuatnya pasar Tanaman hias terbesar Se-Indonesia di Kota Bogor untuk memfasilitasi para petani tanaman hias untuk bisa mengembangkan pertanian dan penjualannya.

"Ada 70 petani kita bikin ini kita dapat fasilitas tempatnya dari jungle fest PT GAP kemudian kita bangun 70 kios yang diberikan secara gratis kepada para petani ini," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved