Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Dampak Covid-19, Gedung Baru Rumah Sakit dr Murjani Sampit Belum Dioperasionalkan

Rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah untuk meresmikan bangunan baru Rumah Sakit dr Murjani Sampit, pertengahan tahun 202

Tribunkalteng.com / faturahman
Bangunan baru Rumah Sakit dr Murjani Jalan HM Arsyad Sampit 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah untuk meresmikan bangunan baru Rumah Sakit dr Murjani Sampit, pertengahan tahun 2020 tertunda akibat anggaran pembangunan dialihkan ke Penanganan Covid-19.

Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi, awalnya merencanakan meresmikan bangunan baru rumah sakit dr Murjani yang terletak di Jalan HM Arsyad Sampit tersebut, pertengahan tahun 2020 ini, karena ditargetkan proyek yang menghabiskan anggaran daerah total mencapai Rp600 miliard direncanakan selesai Bulan Mei 2020.

Namun, akibat Pandemi Covid-19, rencana tersebut gagal, karena anggaran untuk kegiatan fisik dialihkan untuk Penanganan Covid-19, sehingga kegiatan pembangunan bangunan baru RS dr Murjani Sampit pun terganggu."Awalnya, kami merencanakan Bulan Mei 2020 ini pembangunan totalnya tuntas," ujarnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kalteng Antisipasi Kerawanan Penularan Virus Corona Saat Libur Akhir Tahun

Pantauan di Sampit, Senin (30/11/2020) Pembangunan Rumah Sakit dr Murjani Sampit, sudah tidak nampak lagi, kegiatan pekerja proyek nampak sepi, meski begitu bangunan sudah hampir selesai diperkirakan tinggal penyelesaian sedikit saja, namun pagar seng penutup bangunan belum dibongkar oleh rekanan yang mengerjakannya.

Sementara itu, beberapa warga Kotim yang biasa dirawat inap di sejumlah ruangan pasien di Rumah Sakit dr Murjani Sampit berharap, agar bangunan baru tersebut segera diselesaikan dan dioperasionalkan agar pelayanan tidak terganggu terutama jika musim penghujan bangunan lama rumah sakit selama ini terendam banjir.

"Saya pernah saat dirawat inap di ruangan perawatan pada bangunan lama, saat itu hujan lebat sehingga air dari parit yang ada di sekitar bangunan ruang perawatan meluap hingga masuk ke ruang perawatan pasien, ini sangat mengganggu pelayanan pasien.Kami berharap, bangunan baru bisa dioperasionalkan agar pasien yang dirawat menjadi nyaman," ujar H Abdi Nur Hidayat, warga Jalan Iskandar Sampit. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved