Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Deklarasi Pilkada Damai di Palangkaraya hingga Tingkat Kecamatan

Deklarasi damai benar-benar membumi dari level atas hingga level paling bawah untuk mengajak warga menjaga kamtibmas selama pelaksanaan Pilkada

tribunkalteng.com/fathurahman
Deklarasi Pilkada Damai Forkompimda Kalteng di Mapolda Kalteng, belum lama tadi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jajaran kepolisian Polresta Palangkaraya maupun Polda Kalteng, terus melakukan sosialisasi dan mendekati tokoh agama, masyarakat dan adat juga pemuda untuk bersama mensukseskan Pilkada Damai.

Tidak tanggung-tanggung, deklarasi damai Pilkada tersebut bukan hanya dilakukan pada tingkat provinsi atau kabupaten dan kota tetapi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Delarasi damai benar-benar membumi dari level atas hingga level paling bawah untuk mengajak warga menjaga kamtibmas selama pelaksanaan Pilkada.

Forkopimcam dan tokoh masyarakat, Kapolsek Bukitbatu turut mendeklarasikan Pilkada Damai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.

Baca juga: Palangkaraya Miliki Kawasan Pendidikan, Lokasinya Strategis untuk Berbagai Kegiatan

Baca juga: Polantas Polresta Palangkaraya Gandeng Ojek Online Jadi Pelopor Disiplin Protokol Kesehatan

Kapolsek Bukitbatu, Iptu Muludin, berinisiatif untuk menggalang peran serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang ada di Kecamatan Bukitbatu dan tokoh masyarakat untuk mewujudkan Pilkada Damai.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Bukitbatu, Jalan Tjilik Riwut kilometer 33, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukitbatu, Kota Palangkaraya.

Forkopimda dan tokoh masyarakat sepakat untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya tahapan Pilkada di Kalimantan Tengah tahun 2020 yang saat ini terus berjalan.

“Kita sukseskan dan dukung bersama terselenggaranya Pilkada Kalteng yang aman dan damai, berbeda pilihan itu wajar namun jangan sampai mengakibatkan perpecahan dan perselisihan di antara kita, kita sukseskan dan jaga kamtibmas selama proses Pilakada berjalan,” ujarnya.

Warga juga diimbau menolak segala bentuk praktik kampanye hitam dan politik uang, serta tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berbau SARA dan berita hoax yang menyebar baik melalui medsos maupun media lainnya yang sifatnya ingin mengadu domba dan taati selalu Protokol Kesehatan.

tribunkalteng.com / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved