Breaking News:

Berita Sampit

Warga Bantaran Sungai Mentaya Sampit Sering Was-Was Saat Tongkang Lewat

Bagi warga yang tinggal dibantaran Sungai Barito yang setiap hari tongkang bau bara lewat sungai mengangkut hasil tambang untuk di bawa ke luar sungai

Tribunkaltneng.com / faturahman
Kadis ESDM Kalteng Ermal Subhan. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUKALTENG.COM, SAMPIT- Bagi warga yang tinggal dibantaran Sungai Barito yang setiap hari tongkang bau bara lewat sungai mengangkut hasil tambang untuk di bawa ke luar sungai.

Demikian juga warga yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur yang sungainya setiap hari dilalui tongkang pengangut bijih besi, sering merasa was-was.

Warga yang tinggal dibantaran Sungai Mentaya berharap agar setiap lalulintas tongkang pengangkut bijih besi atai pengangkut minyak agar berhati-hati saat memasuki Sungai Mentaya, karena sering terjadi arus deras sehingga tongkang tidak stabil terbawa arus sehingga menghantam lanting atau jamban warga yang tinggal di bantaran Sungai.

Baca juga: Pengusaha Tambang Makin Patuh Bayar Royalti, PAD Tambang Kalteng Meningkat

"Kapal Tugboat nya harus terus memandu agar tongkang todak salah arah mengambil jalur. Kerawanan sering terjadi saat air pasang dan arus air deras, sehingga kadang tongkang terbawa arus ke pinggir, dan menghantam jamban atau rumah lanting," ujar Karim warga Baamang Sampit, Rabu (25/11/2020).

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan, mengatakan, setiap tongkang lewat membawa hasil tambang selalu dipandu oleh Tugboat jika terjadi kecelakaan yang merugikan warga pihak pelayaran maupun pengusaha tambang wajib memberikan ganti rugi kepada korban yang rumah atau jambannya jadi korban ditabrak tongkang.

"Pengusahanya harus bertanggungjawab, jika tongkang menabrak rumah warga yang ada di bantaran Sungai," ujarnya. (Tribunkaltneng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved