Breaking News:

Wabah Corona Kalsel

Rutan Kandangan Sementara Tak Terima Titipan Makanan untuk Warga Binaan

Menyusul adanya 39 warga binaan dan tiga pegawai positif terpapar covid 19 di Rumah Taganan (Rutan) Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan,

Tribunkalteng,.com/hanani
Kepala Rumah Tahanan Kandangan, saat memberikan keterangan pers terkait kluster baru covid-19 di lembaga tersebut, Selasa (24/11/2020). 

Editor: Edi  Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN- Menyusul adanya 39 warga binaan dan tiga pegawai positif terpapar covid 19 di Rumah Taganan (Rutan) Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pihak Rutan pun untuk sementara tak menerima tahanan baru masuk ke sel Rutan.

Kepala Rutan Kandangan, Jeremia Leonta Selasa (24/11/2020) mengatakan, baik tahanan dari Polres HSS maupun Kejaksaan Negeri Kandangan, sementara belu diterima dulu.

“Termasuk makanan titipan dari keluarga warga binaan, sementara dilarang dulu sampai menunggu 15 hari ke depan,”katanya saat memberikan keterangan Pers di halaman Rutan Kandangan.

Baca juga: Petugas Polsek Cempaga Kotim Tangkap Dua Budak Sabu

Dijelaskan, suasana lingkungan Rutan sendiri hingga saat ini, tetap aman dan kondusif. “Jadi pasca diumumkannya 39 orang positif ini tidak ada kondisi yang mencekam. Kegiatan berjalan seperti biasa, bagi warga binaan yang negatif,”jelasnya.

Sedangkan bagi warga binaan yang positif sudah dipisahkan menjadi tiga kamar, karena ketersediaan kamar tahanan sendiri hanya 13 ruang, dengan total warga binaan 268 orang.

“Untuk penanganan covid di lingkungan Rutan ini, kami terus berkoordinasi dengan Sekda HSS sebagai Ketua Satgas Covid-19, Kadinkes dan Kapolres. DIjelaskan saat ini, ada sembilan orang tahanan di Polres HSS, namun sementara belum bisa dimasukkan ke Rutan, karena kondisi sekarang.

Pihak Rutan juga melarang sementara keluarga warga binaan atau pihak lain yang ingin bertamu. Diberitakan sebelumnya, 39 warga binaan dan tiga pegawai Rutan Kandangan positif terpapar covid 19 setelah pihak Rutan melaksanakan rafid tes, dilanjutkan tes swab bagi yang reaktif. Jeremia Leonta sendiri belum bisa menyebutkan, bagaimana warga binaan bisa terpapar.

“Kami masih telusuri, apakah dari pegawai kami atau melalui makanan yang dititipkan pihak keluarga untuk warga binaan,”katanya. (Tribunkalteng,com/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved