Berita Kalsel

Penusukan Kakak Ipar hingga tewas di Banjarmasin Direka Ulang, Begini Kronologis Pembunuhan Terjadi

Rizki Ramadan alias Rama (20)memperagakan aksi penusukan yang menewaskan kakak iparnya

Penulis: Jumadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Tampak tersangka Rizki Ramadan alias RiKi (20) memperagakan penusukan yang menewaskan kakak iparnya. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih ingat meninggalnya seorang lelaki bernama Rudi Hariyadi (23) akibat ditusuk dengan sebilah Sajam oleh adik iparnya sendiri bernama Rizki Ramadan alias Rama (20).

Insiden itu terjadi di Jalan Prona I Gang Pembangunan 3 RT17, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Jumat (6/11/2020) sore pukul 17:00 Wita.

Penyidik Polsekta Banjarmasin Selatan menggelar reka ulang kasus yang menggegerkan warga Banjarmasin tersebut.

Demi keamanan tersangka dan kelancaran pelaksanaan rekan ulang, maka rekonstruksi dilaksanakan di halaman Mapolsekta Banjarmasin Selatan, di Jalan Tembus Mantuil Banjarmasin.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Mokogita Akhirnya Diringkus Petugas Gabungan Polres Kotabaru

Baca juga: Insiden Berdarah di Desa Barunang, Pelaku Pembunuhan Diamankan Polsek Kapuas Tengah

Baca juga: Tiga Pekan Buron, Pelaku Pembunuhan di Sei Hanyo Menyerahkan Diri ke Polres Kapuas

Pantauan di lapangan, adegan pertama, awalnya pada hari dan tanggal tersebut di atas, sekitar pukul 17:00 Wita, saksi Hikmah Rosanti (istri korban) bersama saudari Sifa, dan membawa anak
korban yang masih Balita lewat di Pasar Lokasi Kelurahan Pemurus Baru.

Mereka menggunakan sepeda motor yang mana saksi Hikmah Rosanti yang membonceng di
depan, dan saat itu mereka diikuti oleh korban (Rudi Hariyadi) yang berboncengan
dengan rekannya (saksi M Ramadhani alias Madan) menggunakan sepeda motor,
yang mana korban membonceng di depan.

Adegan kedua,  setelah sampai di depan rumah orangtua saksi Hikmah Rosanti, lalu saksi Hikmah Rosanti turun dari sepeda motor yang saat itu korban bersama rekannya saksi Ramadhani alias Madan
berboncengan naik sepeda motor mengikuti istrinya (saksi Hikmah Rosanti) sampai ke depan rumah orangtua istrinya.

Kemudian saksi Hikmah Rosanti menggendong anaknya yang masih bayi, selanjutnya mereka masuk ke dalam rumah orang tuanya (TKP). Sedangkan Sifa berdiri di depan rumah tersebut.

Adegan berikutnya, korban turun dari sepeda motor dan saksi M Ramadhani alias Madan 
menunggu di atas sepeda motor yang dikendarainya tadi di depan rumah orang tua tersangka.

Lalu korban ke depan rumah orangtua istrinya (Hikmah Rosabti) dengan nada emosi.

Korban dari depan pintu rumah orangtua istrinya berkata 'sini uang" yang maksudnya
meminta uang dengan istrinya, dan dijawab oleh istrinya dari dalam rumah dekat pintu
sambil menggendong anaknya dan memegang sebuah dompet untuk apa.

Uang ini untuk membeli susu anak", dan saat itu tersangka Rama sedang berbaring di kasur di ruang tamu rumahnya.

Kemudian korban tetap saja ngotot dengan emosi dan hendak mengambil uang tersebut dengan
istrinya, dan waktu itu sempat dilerai oleh tersangka Rama dengan berkata sudah-sudah, dan
menyuruh korban untuk pulang saja yang saat itu tersangka sudah dalam posisi duduk-duduk
di atas kasur di ruang tamu sambil main hendphone.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved