Breaking News:

Barito Putera

Indisipliner, Bek Muda Barito Putera Yudha Febrian Dicoret dari Timnas U-19, Ini Sikap Manajemen

Mochamad Yudha Febrian dicoret dari skuat Timnas U-19 Indonesia karena melakukan indisipliner.

TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pemain jebolan Garuda Select dan Timnas Indonesia U-16, Mochamad Yudha Febrian (Barito Putera) saat ditemui setelah mengikuti proses seleksi di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mochamad Yudha Febrian dicoret dari skuat Timnas U-19 Indonesia karena melakukan indisipliner.

Pencoretan itu rupanya mendapat dukungan dari klub Barito Putera.

Yudha Febrian yang dicoret terkait masalah indisipliner kini memang tengah tergabung bersama klub Barito Putera.

Selain mendukung, manajemen Barito Putera juga langsung mengambil langkah cepat terkait dicoretnya Yudha Febrian oleh pelatih Timnas, Shin Tae-yong.

Manajer Barito Putera, Mundari Karya, mengaku mendapat kabar Ini dan dirinya siap-siap ingin ke rumah Yudha untuk mempertanyakan permasalahan yang ada.

"Saya ingin ke rumahnya. Mau komunikasi langsung dengan Yudha dan orangtuanya, apa sih permasalahan yang terjadi sehingga hal ini bisa terjadi," kata Mundari Banjarmasinpost.co.id, Selasa (24/11/2020) sore.

Mundari mengaku ingin mendapat pengakuan langsung dari Yudha dan orangtuanya, sehingga merasa perlu datang ke rumahnya di Cibinong, Jakarta, tanpa harus berkomunikasi lewat saluran telepon. 

"Saya belum komunikasi lewat telepon. Saya ingin langsung ke rumahnya segera," tandas dia.

Secara umum, Mundari mengaku mendukung langkah pelatih timnas U-19 asal Korea Selatan atas pencoretan itu karena penegakan disiplin tinggi.

"Kami menghormati pencoretan itu. Bahkan kami mendukung, jika ada pemain kita yang melakukan kesalahan berat, sehingga harus dicoret," sebut dia.

Namun, lanjutnya, Yudha merupakan pemain muda. Walau mendukung pencoretan, namun manajemen tetap ingin mengangkat moral dan semangat pemain agar tidak langsung down.

"Makanya, saya ingin langsung ke rumah Yudha. Selain ingin mengetahui kejadian secara pasti, juga memberikan semangat bahwa ini bukanlah akhir dari karirnya. Melainkan, ini suatu tantangan yang harus diperbaiki," jelas dia.

Pemain Barito Putera U-16, Yudha Febrian menggiring bola kala berlaga di Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018. (Yudha Febrian untuk Banjarmasinpost.co.id)
Mundari berharap pemain Barito Putera lainnya mendapat pelajaran dari pencoretan Yudha di tim nasional U-19 ini agar lebih menegakkan disiplin karena membela negara.

"jika ingin membela suatu tim atau klub atau negara kita, harus benar-benar fokus. Jangan sampai melakukan hal-hal atau kesalahan sekecil apapun," lanjut Mundari.

Selain Yudha Febrian, satu pemain timnas Indonesia U-19 Indonesia lainnya, Serdy Ephy Fano, juga dicoret dari timnas karena dinilai telah indispliner.

Diketahui kedua pemain ink melakukan tindakan indisipliner berat.

Hal itu disampaikan pelatih Timnas U-19 Nova Arianto. Dia menyebut, dua pemain itu sudah dipulangkan ke klubnya masing-masing pada Senin (23/11/2020).

Pelatih kelahiran Semarang itu mengatakan, bahwa keduanya melakukan tindakan yang tidak dibenarkan dalam pemusatan latihan.

Seperti, tidak melakukan timbang badan di pagi hari, terlambat datang latihan saat Senin pagi dan baru kembali hotel pukul 03.00 dini hari.

Lebih lanjut, Nova mengungkapkan, tak mengetahui detail apa yang dilakukan dua pemain yang ikut TC Timnas U-19 itu sampai-sampai pulang dini hari.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Rahmadhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved