Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dua Juru Parkir Pemalak Karyawan Barbershop Ditangkap Buser Utara

ksi pemalakan terhadap seorang tukang cukur berakhir di penjara. Dua pemuda harus merasakan makan dan tidur di dalam jeruji tahanan polisi.

Tribunkalteng.com/jumadi
Tampak Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Gita Suhandi Achmadi (tengah) sedang memperlihatkan dua tersangka pemalak tukang potong rambut. Keduanya adalah Rajianoor (35) dan Baihaki (36). 

Editor: Edi Nugrohio

BANJARMASIN.CO.ID, BANJARMASIN-Aksi pemalakan terhadap seorang tukang cukur berakhir di penjara. Dua pemuda harus merasakan makan dan tidur di dalam jeruji tahanan polisi.

Keduanya adalah Rajianoor (35), warga Jalan Sungai Andai Kompleks Batu Nilam I, Kecamatan Banjarmasin Utara dan Baihaki (36), warga Jalan Ujung Murung Laut, Kelurahan Kertak Baru Ulu Kota Banjarmasin.

Kedua lelaki yang sama-sama berprofesi sebagai juru parkir itu ditangkap jajaran Buser Polsekta Banjarmasin Utara di tempat persembunyiannya, Rabu (18/11/2020) sore setelah dilakukan penyelidikan.

Baca juga: KPU Kapuas Sosialisasikan Tata Cara Mencoblos saat Pilkada Kalteng 2020

Aksi pemalakan dilakukan kedua tersangka di tempat pangkas rambut atau Barbershop Gusamara, Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin, Selasa (7/11/2020) malam sekitar pukul 22:30 Wita.

Korban selaku pemilik dan tukang pangkas rambut atau Barbershop Gusamara, Rapii (21), warga Jalan Bajayau RT03, Desa Bajayau, Kecamatan Daha Barat Kabupaten HSS.

Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandi Achmadi, Jumat (20/11/2020) mengatakan, kedua tersangka sengaja datang ke barbershop dengan memalak tukang potong rambut.

"Pada saat keduanya datang, salah satu tersangka mencabut belati dan menodongkan Sajam dengan maksud menyerahkan barang milik korban.

Lalu tersangka mengambil sebuah handphone merek Vivo warna biru. Setelah itu keduanya meninggalkan tempat kejadian. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp2,2 juta. Salah satu dari tersangka ada Laporan Polisi (LP) dalam perkara jambret.

Kepada wartawan, keduanya sengaja memalak korban dengan tujuan hasil palakan untuk makan."Saya juga sering memotong rambut di tempat ini,"kata Rajianor.

Uraian singkat kejadian, pada
hari tanggal tsb di atas menurut keterangan korban di mana saat itu korban sedang bekerja di pangkas rambut di mana datang dua pelaku dan langsung menodongkan senjata tajam jenis belati dengan maksud menyerahkan barang milik korban, kemudian langsung pelaku meninggalkan tempat kejadian.

Adapun barang milik korban berupa sebuah handphone merk Vivo S1 warna biru. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material Rp2,2 juta, dan korban melaporkan kejadian itu ke Polsekta Banjarmasin Utara. (Tribunkalteng.com/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved