Breaking News:

Berita Sampit

Harga Tanaman Hias di Sampit Ini Tetap Laku Meski Dijual Seharga Rp 2 Juta

Para pecinta tanaman hias di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, semakin banyak berburu jenis tanaman hias

Tribunkalteng.com / faturahman
Penjual tanaman hias di Jalan Tjilik Riwut, Sampit , Kabupaten Kotawarngin Timur ini, laris manis meskipun harga tanaman yang dijual memcapai Rp2 juta. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Para pecinta tanaman hias di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, semakin banyak berburu jenis tanaman hias yang unik dan jarang ditemui di daerah ini, untuk di rawat sebagai hiasan di halaman rumah.

Selama masa Pandemi Covid-19 ini, warga lebih banyak menghabiskan waktu di rumah terutama kalangan ibu rumah tangga dan pegawai perkantoran, sehingga memelihara atau menanam tanaman hias di rumah saat ini menjadi hobi tersendiri yang dilakukan sejumlah kalangan untuk mengisi waktu.

Kondisi ini sangat menguntungkan bagi para penjual tanaman hias yang ada di Sampit, karena jenis tanaman yang dijual laku keras, tidak hanya jenis tanaman yang harganya di bawah Rp100 ribuan saja, termasuk harga tanaman hias yang harganya mencapai Rp2 juta pun laku dijual.

Baca juga: Petugas Polda Kalsel Temukan 1,2 Kg Sabu dan Puluhan Butir Ineks di Tangan Hengky

Seperti penjual tanaman hias di Jalan Tjilik Riwut km 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, untuk tanaman Butterply satu pot Rp750 ribu, Aglonema Legacy Wet Rp900 ribu pot kecil, bahkan harga tanaman Agronema Romantic Love dipatok Rp2 juta perpotnya, juga cukup laris dibeli pecinta tanaman hias di Sampit.

Beberapa pengoleksi tanaman mengaku, membeli tanaman hias karena merupakan hobi sejak lama,

Meskipun harganya selangit, bagi sebagian warga Sampit terutama yang memang hobi mengoleksi tanaman hias tidak peduli dengan harga mahal, tetap saja dibeli untuk dikoleksi sebagai tanaman hias di halaman rumahnya.

"Itupun masih saja ada pelanggan yang pesan kepada kami untuk dibelikan di Jawa. Saya belikan melalui online saja tanaman yang saat ini saya tidak punya tapi di cari pelanggan saya," ujar Nanang salah satu penjual Tanaman Hias di Jalan Tjilik Riwut Sampit, Rabu (18/11/2020).

Dia mengatakan, penjualan tanaman hias miliknya laku keras saat musim corona ini, sehingga untuk memenuhi keinginan pelanggan dia pesan di Jawa.Tanaman yang harganya mahal ikarena merupakan hasil proses perkawinan antara tanaman hias luar negeri dengaj lokal.

"Hasilnya berpariasi dan banyak di suka pelanggan tanaman hias yang memang hobi mengoleksinya. Untuk membesarkannya juga perlu waktu beryahun tahun yang bisa mengembangkannya juga ahli tanaman hias makanya mahal harganya," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved