Breaking News:

Tips Kesehatan

Cermati Penyebab Kenaikan Berat Badan Selain dari Makanan, Stres Salah Satunya

Ada sejumlah faktor yang juga memengaruhi kenaikan berat badan seseorang yang tidak melulu diakibatkan oleh makanan

Cermati Penyebab Kenaikan Berat Badan Selain dari Makanan, Stres Salah Satunya
Freepik.com
Ilutrasi lemak di perut

TRIBUNKALTENG.COM - Umumnya, kenaikan berat badan selalu dikaitkan dengan makanan yang disantap dan kebiasaan malas berolahraga.

Terkadang, mencari tahu penyebab berat badan naik lebih rumit dari sekadar mengevaluasi pola makan.

Meskipun penambahan berat badan sering kali disebabkan karena asupan kalori berlebih, namun pendekatan "kalori masuk, kalori keluar" dianggap cukup kuno untuk menetukan penyebabnya.

Sebab, ada sejumlah faktor yang juga memengaruhi kenaikan berat badan seseorang, di antaranya:

1. Masalah hormon

Dilansir CNET, jika kamu perempuan dan mengalami kenaikan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, salah satu hal pertama yang harus perlu dicurigai adalah karena faktor hormon.

Untuk memastikannya, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter hingga melakukan pemeriksaan laboratorium. Hormon mengatur begitu banyak proses penting dalam tubuh, termasuk metabolisme.

Baca juga: Inillah Bahan Alami untuk Menghilangkan Bau Badan, Salah Satunya Jahe

"Ada lima masalah utama hormon yang dapat memengaruhi berat badan. Jika terjadi salah satunya atau secara kombinasi, hal itu dapat memicu penyimpanan lemak dan penambahan berat badan," ungkap ahli gizi fungsional, pakar kesehatan hormon dan pendiri perusahaan perawatan kesehatan hormon FLO Living, Alisa Vitti.

Lima masalah hormon yang dimaksud, di antaranya:

  1. Resistensi insulin:  insulin adalah hormon yang mengatur gula darah. Resistensi insulin terjadi ketika tubuh tidak dapat lagi merespons insulin dengan baik.
  2. Tiroid rendah: tiroid merupakan pengatur utama metabolisme dan hormon utama lainnya. Hormon tiroid rendah dapat memperlambat metabolisme tubuh seseorang, yang berakibat terhadap penambahan berat badan.
  3. Testosteron rendah: testosteron biasanya hanya dikaitkan dengan laki-laki, tetapi perempuan juga memilikinya dan hormon ini berperan dalam berat badan dan metabolisme.
  4. Peningkatan estrogen: estrogen adalah hormon penting, tetapi ketika kadarnya terlalu tinggi dapat menyebabkan serangkaian gejala, termasuk penambahan berat badan, dan
  5. Kortisol yang meningkat: hormon stres yang terus meningkat terlalu lama dapat menyebabkan penambahan berat badan. Beberapa kondisi medis yang melibatkan hormon juga bisa menjadi penyebab kenaikan berat badan yang tidak terduga.

"Ketika seseorang memiliki kondisi seperti PCOS, fibroid, endometriosis, kista ovarium, atau PMS, artinya berarti hormon tubuh orang tersebut tidak berfungsi secara optimal," ujar Vitti.

Halaman
1234
Editor: Rahmadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved