Berita Palangkaraya

Sebelum Ditangkap Petugas Polda Kalteng, Ruminie Sempat Buang Sabu

Sepak terjang Ruminie (51) dalam menjual barang haram berupa narkoba jenis sabu di tempat pelayanan cucian laundry miliknya di rumah toko di jalan Geo

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Foto Polda Kalteng
Ruminie (51) wanita penjual sabu tinggal di jalan George Obos IX (Ruko Apin Laundry) Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya palangkaraya, tertunduk lesu, saat diamankan polisi. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sepak terjang Ruminie (51) dalam menjual barang haram berupa narkoba jenis sabu di tempat pelayanan cucian laundry miliknya di rumah toko di jalan George Obos IX (Ruko Apin Laundry) Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya palangkaraya, berakhir sudah, Kamis (5/11/2020).

Dia saat ini tidak lagi tidur pulas di ruko tempat usaha laundry yang dijadikan sebagai kamuflase untuk usaha jual beli sabu juga ditempat tersebut, karena praktek haram yang telah lama dilakukanya tersebut sudah tercium petugas sehingga kini wanita ini berurusan dengan polisi.

Ruminie tak bisa berkelit saat perugas bersama warga setempat memergokinya saat ingin melakukan transaksi jualan sabu di rumah toko tersebut, karena upata Ruminie membuang barang haram 220 paket 94,76 gram Sabu ketahuan petugas Ditresnarkoba Polda Kalteng yang datang ke tempatnya tersebut sehingga saat ini dia meringkuk di tahanan Polda Kalteng.

Baca juga: Parasnya Bak Pinang Dibelah Dua dengan Maia Estianty, Inilah Sosok Pinky Evianty Ipar Irwan Mussry

Dirresnarkoba Kombes Bonny Djianto, Kamus (5/11/2020) membenarkan pihaknya telah mengamankan Ruminie tersebut dan saat ini, pihaknya masih mendalami kasusnya untuk mengungkap jika ada pelaku lainnya."Dia sudah kami amankan, saat ini masih dalam proses," ujarnya.

Lebih jauh Bonny menerangkan, penangkapan pelaku dilakukan di tempat tinggalnya di Jalan George Obos IX merupakan Ruko Apin Laundry berada di Kelurahan Menteng Kecanatan Jekanraya Kota Palangkaraya yang selama ini banyak diinfokan warga sebagai tempat transaksi narkoboa.

Menurut dia, dalam penggerebekkan tersebut, petugas berhasil menyita 220 paket sabu dengan berat kotor 94,76 gram selain itu juga turut diamankan 2 sendok,1 buah isolasi 1 buah telepon selular bermerk nokia warna biru, 1 timbangan digital,3 bundel plastik klip, 1 buah dompet dan 1 buah plastik warna hitam.

Bonny mengungkapkan, pelaku saat petugas dari Ditresnarkoba Polda Kalteng datang ke tempat tinggalnya dia berusaha menghilangkan jejak barang bukti."Saat di TKP dia sempat melempar sebuah kantong plastik warna hitam, disaksikan Ketua RT setempat kemudian dilakukan penggeledahan ditemukan di dalam plastik terebut berisi barang bukti sahu. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved