Berita Banjarmasin
Geger Rumah Terbakar di Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Api Diduga Berasal dari Gudang
Sebuah rumah di kawasan Jalan Sutoyo S, Gang Melati RT12, Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Rabu (4/11/2020) dinih
Penulis: Jumadi | Editor: edi_nugroho
Editor: Edi Nugroho
TRIBUNKALTENG.COM-Sebuah rumah di kawasan Jalan Sutoyo S, Gang Melati RT12, Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Rabu (4/11/2020) dinihari sekitar pukul 01:20 Wita mendadak terbakar.
Rumah yang terbakar bangunan kayu berlantai dua milik Oriono Nyiker (69), pensiunan ASN. Lokasi kejadian padat penduduk dengan lebar jalan sekitar tiga meter.
Sejumlah mobil BPK dan PMK dengan mudah bisa masuk ke titik lokasi kebakaran. Di belakang rumah yang terbakar ada anak sungai. Pada saat kejadian air sedang pasang
Baca juga: Sukseskan Pilkada, KPU Kalteng Minta Semua Warga Taati Protokol Kesehatan
Baca juga: Sukseskan Pilkada, KPU Kalteng Minta Semua Warga Taati Protokol Kesehatan
Hendri, yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian saat ditemui mengatakan, sebelum api menbakar rumah korban, terdengar suara ledakan sebanyak tiga kali.
Tak lama setelah itu api semakin membesar dan membakar rumah yang bangunannya memanjang."Saya terbangun dari tidur setelah nendengar ledakan,"ucapnya. Saat kejadian, mereka yang ada di rumah hanya tiga orang. Anak, menantu dan korban pemilik rumah.
Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan saksi-saksi. Baik dari anak pemilik rumah maupun menantu korban.
Uraian singkat kejadian, pada hari, tanggal, bulan, dan tahun tersebut di atas, sekitar pukul 01:20 Wita di Jalan Sutoyo S Gang Melati, RT12 Kelurahan Teluk Dalam Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin.
Terjadi kebakaran, menurut keterangan saksi dan korban bahwa api berasal dari kamar yang dijadikan gudang. Saat itu saksi ada mencium bau asap, dan langsung membangunkan Harry dan korban yang lagi tidur.
Kemudian api dengan cepat menjalar ke bangunan lain sehinga menghanguskan sebuah buah bangunan rumah terbuat dari kayu berlantai dua dan kurang kebih 15 menit unit BPK tiba dilokasi.
Api berhasil dipadamksn sekitar 30 menit api dapat dipadamkan. Adapun asal api diduga dari arus pendek listrik dan dari kejadian tersebut tidak ada menimbulkan korban jiwa, serta kerugian ditaksir kurang lebih Rp400 juta. (Tribunkalteng.com/jumadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/kebakaran-di-desa-banyu-tajun-adfaw.jpg)