Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Bawaslu Palangkaraya Proses Pelanggaran Dua ASN Tidak Netral ke KASN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memproses pelanggaran yang dilakukan oleh dua orang aparatur sipil negara (ASN)

tribunkalteng.com/fathurahman
Ketua Bawaslu Kota Palangkaraya, Endrawaty. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memproses pelanggaran yang dilakukan oleh dua orang aparatur sipil negara (ASN) di Pemko Palangkaraya dan Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Negeri di Universitas Palangkaraya.

Dua orang ini tidak netral dalam Pilgub Kalteng.

Saat ini temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap dua ASN yang tidak netral dalam Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tersebut sudah ditindaklanjuti dengan melayangkan rekomendasi kepada lembaga terkait di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ketua Bawaslu Kota Palangkaraya, Endrawaty, Rabu (4/11/2020) mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang ASN dari Pemko Palangkaraya dan seorang lagi dari lembaga pendidikan perguruan tinggi negeri di Kalteng kepada KASN.

Baca juga: Petugas KPPS Enggan Rapid Test, KPU Palangkaraya Cadangkan Mahasiswa

Baca juga: Kedapatan Lempar Dua Paket Sabu, Warga Tamban Digelandang ke Polres Batola

Menurut Endra panggilan akrabnya, kedua ASN tersebut tidak netral.

Berdasarkan pantauan dari Bawaslu Kota Palangkaraya keduanya melanggar larangan bagi ASN untuk memberikan dukungan kepada salah satu akun paslon gubernur Kalteng dengan cara memberikan tanda like di akun media sosial tersebut.

"Kami ingatkan kepada ASN untuk tetap menjaga netralitasnya dalam Pilgub Kalteng ini, sehingga di media sosial seperti facebook untuk jarinya tidak memberikan tanda like bagi paslon yang maju di Pilgub Kalteng karena itu merupakan salah satu pelanggaran," ujarnya.

Bersamaan dengan itu pula dia mengatakan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan KPU Kota Palangkaraya untuk pembongkaran pemasangan baliho atau spanduk paslon yang dipasang diluar zonasi tempat pemasangan yang diperkenankan.

tribunkalteng.com/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved