Breaking News:

Berita Balangan

Ratusan Warga Kecamatan Tebing Tinggi Balangan Diterjang Banjir

Ratusan warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalsel terdampak bencana banjir yang menimpa kampung di Kecamatan Tebing Tinggi, Minggu (3

Foto kiriman BPBD Balangan
TRC BPBD Kabupaten Balangan membantu proses evakuasi terhadap warga yang terdampak kebanjiran di Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PARINGIN- Ratusan warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalsel terdampak bencana banjir yang menimpa kampung di Kecamatan Tebing Tinggi, Minggu (31/10/2020).

Ratusan rumah terendam akibat luapan sungai Ajung yang disebabkan curah hujan cukup tinggi pada kawasan pegunungan di daerah tersebut.

Kebanjiran yang dialami warga setempat dimulai sejak pagi hari. Bahkan sekitar pukul 06.45 Wita, air dilaporkan sudah menaiki jalan utama Kecamatan. Selain itu, sekolah, tempat ibadah dan permukiman penduduk di sekitar sungai pun tergenang.

Hingga siang menjelang sore, warga dibantu TRC BPBD Balangan, anggota Koramil Awayan, Polsek Awayan dan relawan mulai melakukan evakuasi.

Baca juga: Momen Libur Panjang, Wisata Kelotok Susur Sungai di Marabahan Ramai Pengunjung

Seiring berjalannya waktu, kondisi air pun mulai menyurut, namun barang-barang warga sebagian tengah larut.

Kepala BPBD Balangan, Alive Yoesfah Love melalui Plt Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Balangan, Syuhada menerangkan, bantuan kemanusiaan langsung dilakukan setelah mendapat informasi adanya air pasang di Kecamatan Tebing Tinggi. Terlebih berdasarkan laporan warga, kondisi air yang meluap mencapai permukiman penduduk.

Dilaporkan olehnya, ada tujuh desa yang tergenang dengan total rumah terdampak mencapai 622 unit. Lantas, pertolongan pertama pun langsung digerakkan. Mulai dari bantuan sosial dan bantuan evakuasi menggunakan perahu karet BPBD Balangan.

"Ada tujuh desa yang terdampak. Dari data yang ada, desa yang terkena yakni Desa Mayanau, Desa Gunung Batu, Desa Sungsum, Juuh, Bumbuan, Simpang Nandung dan Desa Tebing Tinggi.

Syuhada menerangkan, di Desa Mayanau, ada 125 rumah yang tergenang. Kemudian air mencapai jalan raya bervariasi. Dari 50 cm sampai 1 meter. Sementara panjang jalan yang terganggu kurang lebih 1,5 meter dengan luas tujuh meter.

Desa lainnya yang terkena yaitu Desa Gunung Batu yang menggenangi 75 unit rumah. Sementara Desa Sungsum, 105 rumah terdampak dan Desa Juuh ada 50 unit rumah

Desa Simpang Bumbuan diinformasikan ada 35 unit rumah terdampak. Sementara Desa Simpang Nadung mencapai 50 unit rumah dan pada Desa Tebing Tinggi, 182 unit rumah tergenang luapan air.

Dilaporkan pula, tidak ada korban jiwa pada insiden yang menimpa wilayah Tebing Tinggi tersebut. Namun kerusakan secara materi pun dialami. Baik kondisi bangunan maupun barang-barang yang terbawa arus. (Tribunkalteng.com/isti rohayanti)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved