Berita Palangkaraya

UMKM Palangkaraya Akan Dilibatkan Dalam Aplikasi Belanja Langsung Pengadaan Barang dan Jasa

Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memberikan peluang kepada usaha mikro kecil

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com / faturahman
Salah satu UMKM yang ada di Palangkaraya merupakan pengrajin anyaman rotan untuk pembuatan tas dan lainnya. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memberikan peluang kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk masuk dalam aplikasi belanja langsung dalam pengadaan barang dan jasa.

Peran barang dan jasa Pemerintah Kota Palangkaraya yang saat ini sudah melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan upaya menyediakan sarana dalam memberikan peluang kepada UMKM mendapatkan permintaan belanja dari pemerintah daerah.

Hal itu merupakan upaya dari Pemerintah Kota Palangkaraya menggairahkan UMKM yang ada di Palangkaraya kembali bangkit dan ikut berperan dalam memasarkan produknya langsung menggunakan aplikasi belanja langsung yang digagas oleh Pemko Palangkaraya.Saat ini Pemko Palangkaraya masih dalam tahap sosialisasi dan direncanakan tahun 2021 bisa diterapkan.

Baca juga: Kedapatan Simpan Sabu Di Kotak Rokok, BN Digelandang Ke Polres Batola

Beberapa pengusaha UMKM di Palangkaraya selama Pandemi Covid-19 mengaku sangat terdampak karena produksi banyak tetapi pembeli sepi sehingga banyak pelaku UMKM yang memilih berjualan secara online." Toko tutup karena sepi pembeli, sehingga kami lebih banyak jualan lewat online saja, lumayan ada yang beli," ujar Rina salah satu pelaku UMKM di Palangkaraya, Selasa (27/10/2020).

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengatakan, pihaknya melibatkan UMKM dalam pengadaan langsung melalui aplikasi belanja langsung dan terus melakukan sosialisasi kepada UMKM agar bisa menguasai aplikasi tersebut dan bisa menerima manfaatnya.

Fairid Naparin, menjelaskan, pemerintah daerah harus mempunyai peran strategis dalam mendorong percepatan dan efektivitas pemulihan ekonomi nasional, terutama dalam hal pengembangan sektor UMKM yang selama ini sempat terpuruk akibat andemi Covid-19, sehingga pihaknya berusaha membangkitkannya kembali." Kami terus melakukan inovasi untuk memberdayaan UMKM," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved