Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polda Kalteng Siapkan Kendaraan Uji Praktek Pembuatan SIM B1 dan B2

Polda Kalimantan Tengah terus berupaya memberikan pelayanan kepada warga dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM) yang selama ini kebanyakan untuk S

Tribunkalteng.com / faturahman
\Markas Polda Kalteng di Jalan Tjilik Riwut km 1 Palangkaraya ini masih mempersiapkan pelayanan pembuatan SIM B1 dan SIM B2. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Polda Kalimantan Tengah terus berupaya memberikan pelayanan kepada warga dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM) yang selama ini kebanyakan untuk SIM A atau C dipersiapkan untuk pelayanan uji praktek pembuatan SIM B1 dan B 2.

Ditlantas Polda Kalteng dipersiapkan untuk pelayanan pembuatan SIM B1 dan B2 tersebut dengan melakukan pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya salah satunya adalah kendaraan yang diperlukan untuk pelayanan pembuatan SIM B1 dan B2 tersebut.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr. Dedi Prasetyo melakukan pengecekan kendaraan yang diperuntukkan bagi pemohon SIM B2 dan SIM B2 di depan Mapolda Kalteng di Jalan Tjilik Riwut Km 1 Kota Palangkaraya, untuk melihat kesiapan Polda dalam memberikan pelayanan pembuatan tersebut.

Baca juga: Pasien Sembuh Covid-19 Kalteng Terus Bertambah Kini Mencapai 3.744 Orang

Kendaraan yang diperiksa yakni truk gandeng Merek Hino yang merupakan barang pengadaan yang dilakukan oleh Korlantas Polri beberapa waktu yang lalu yang saat ini mulai di lakukan pengecekannya untuk meningkatkan pelayanan pembuatan SIM.

"Kendaraan tersebut, nantinya dipakai sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepolisian khususnya Ditlantas Polda Kalteng kepada para pemohon SIM B1 dan SIM B2 agar juga bisa dilayani untuk Polda Kalteng," ujar Dirlantas Kombes Pol. Jafar Sodiq, Selasa (27/10/2020)

Menurut Jafar, kendaraan uji praktek SIM wajib diikuti pemohon dalam tahapan penerbitan SIM bagi pengendara untuk semua jenis SIM termasuk dalam pelayanan pembuatan SIM B1 dan B2 pemohon juga wajib mengikuti tes praktek mengendarai kendaraan sesuai jenisnya," ujarnya.

"Selain untuk mengetahui kemampuan sopir itu sendiri, diharapkan dengan diadakannya uji praktek SIM mampu mengurangi angka fatalitas ketika berkendara di jalan raya. Karena, para pengemudi akan dihadapkan kepada keadaan langsung dilapangan dengan sejumlah aturan yang ada di jalan raya," tutupnya. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved