Breaking News:

Berita Palangkaraya

Pengembangan Pelabuhan Bahaur untuk Food Estate Kalteng Memerlukan Dana Rp 36 M

Pemerintah Pusat dan Provinsi Kalteng merencanakan mengembangkan Pelabuhan Kapal Laut Bahaur di Kabupaten Pulangpisau Kalimantan Tengah

(istimewa/Pemprov Kominfo Kalteng)
Pelabuhan Bahaur Kabupaten Pulangpisau, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Pusat dan Provinsi Kalteng merencanakan mengembangkan Pelabuhan Kapal Laut Bahaur di Kabupaten Pulangpisau Kalimantan Tengah sebagai pelabuhan pendukung pengembangan food estate.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta jajarannya belum lama tadi sudah datang ke Kalteng untuk rencana pengembangan Pelabuhan Bahaur dan Batanjung Kapuas termasuk rencana pengembangan Bandara untuk menunjang program food estate di Kalteng.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah H. Nurul Edy turut serta dalam rapat tindak lanjut kunjungan kerja (Kunker) food estate dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi tersebut akhir pekan tadi.

Baca juga: Setelah Datang dari Kalteng, 2 Pemerkosa Ditangkap di Kalbar

Baca juga: Dua Hari Tambah 68 Orang, Kutai Timur  Kaltim Segera Sambut Pasien Covid-19 ke 1.000

Rapat bersama Direktur Kepelabuhanan Subagiyo dan jajaran pejabat terkait lainnya, pemerintah pusat mendukung rencana pengembangan Pelabuhan Bahaur mulai dari aksi lanjut sampai rencana aksi bahkan konsep rencana pengembangan dalam jangka panjang.

Anggaran jangka pendek pengembangan pelabuhan Bahaur membutuhkan anggaran Rp.36 M.

Ini setelah dilakukan penyesuaian kebutuhan berdasarkan hasil kunjungan lapangan melihat kondisi dermaga dalam bentuk baik, dan diperlukan pelebaran dermaga.

Kondisi terminal penumpang dan kendaraan telah tersedia dan dalam kondisi baik.

Kebutuhan jalan lingkungan dan area pendukung pergudangan dengan mempertimbangkan areal penunjang pelabuhan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan alur hasil produksi dari lokasi Food Estate di Kabupaten Pulangpisau meliputi jalur sungai yakni Pelabuhan Penyeberangan Bahaur dan jalur darat yakni Palangkaraya.

Titik dermaga di lokasi food estate Kabupaten Kapuas.

Titik Dermaga meliputi Dermaga Mentangai, Dermaga Sungai Kapar (Lamunti), Dermaga Murung Kramat-Selat, Dermaga Lupak Dalam dan Dermaga Terusan Karya.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalteng, H. Nurul Edy, Minggu (25/10/2020) mengatakan, pihaknya sangat mendukung recana pengembangan pelabuhan tersebut dan menganjurkan agar dilakukan pembebasan lahan untuk pengembangan tersebut.

“Saya menyarankan agar dilakukan pembebasan lahan di masyarakat dengan baik dan bijaksana, jika ada lahan yang terkena imbas untuk keperluan berbagai sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran food estate ini dapat kita implementasi kan secepatnya," ujarnya.

tribunkalteng.com/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved