Breaking News:

Berita Kapuas

Tim Watannas RI Pantau Lokasi Food Estate di Kalimantan Tengah, Dapatkan Fakta ini

Sejumlah pejabat pusat dari Watannas memantau lokasi food estate dan melakukan pengkajian gizi masyarakat di kabupaten tersebut.

kominfo kalteng
Tim Watannas Republik Indonesia saat memantau kawasan food estate di Kapuas dan Pulangpisau Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Program ketahanan pangan food estate yang dikembangkan Pemerintah Pusat di kawasan eks Proyek Lahan Gambut sejutar hektare (Eks PLG) di Kapuas dan Pulangpisau mendapat perhatian Tim Kajian Daerah Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia (RI).

Sejumlah pejabat pusat dari Watannas memantau lokasi food estate dan melakukan pengkajian gizi masyarakat di kabupaten tersebut.

Tim Setjen Wantannas terdiri atas 5 orang, yakni Brigjen TNI Karev Marpaung, Kolonel Arm Ganef Suwondo, Sri Rahayu Purwaningyyastuti, Kbp Yulias, dan Kolonel Laut (KH) Tantawi Jauhari yang datang ke Kalteng sejak beberapa hari ini.

Baca juga: Dibekuk Petugas Satlantas saat Ngebut, Pemuda Banjarmasin Ini Ternyata Bawa 4,74 Gram Sabu

Baca juga: Pria Ini Ditangkap di pinggiran Jalan Rungan Palangkaraya, Bawa 101,05 Gram Sabu

Baca juga: Download Lagu MP3 Korban Janji dari DJ remix Full Bass Terbaru 2020 dari DJ Opus.

Tim mengadakan Pengkajian Daerah (Kajida) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah sejak 20 sampai 23 Oktober 2020, hari ini.

Tim datang untuk mendapatkan informasi dan data tentang kondisi ketahanan pangan terkait ketersediaan pangan lokal dengan kandungan gizi baik serta pertumbuhan SDM usia produktif dan usia kerja di daerah ini.

Tim Wantannas juga telah melakukan dialog pejabat Pemprov Kalteng yakni sejumlah SOPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.

Saat melakukan kunjungan ke Kapuas, tim mendapat infornasi masih banyak warga Kapuas yang mengalami stunting atau gagal tumbuh dengan sempurna.

“Kami sudah ke Kapuas dan ternyata Food Estate di Kalimantan Tengah ada di 2 kabupaten, yaitu di Kapuas dan Pulang Pisau," ujar Brigjen Karev Marpaung.

Dikatakan dia, pihaknya perlu melakukan pengkajian, karena ada daerah di Kapuas yang melaksanakan ketahanan pangan namun ternyata berdasarkan data prevalensi stunting warga Kapuas masih tinggi.

"Jadi, kami putuskan ke Pulangpisau untuk melihat juga ketahanan pangan di sana, bagaimana prevalensi stuntingnya. Kami akan mencoba sharing,” ujarnya.

Kajian Wantannas untuk memastikan yang menjadi Kebijakan Presiden dapat terwujud.

“Kami datang ke sini tidak semata untuk melihat ketahanan pangan saja, tapi Wantannas ingin mempelajari dan mendorong kebijakan Presiden yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024 bisa terwujud,” jelasnya lagi.

tribunkalteng.com / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved