Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Tiga Pleton Personil Pasukan Anti Anarki Gelar Sispamkota Jelang Pilkada Kalteng

Jajaran kepolisian Polda Kalteng dan Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah menggelar latihan bersama pengamanan kota atau simulasi sistem pengamana

Foto Humas Polda Kalteng
Personil Polda Kalteng ini akan diturunkan dalam pengamanan Pilkada Kalteng tahun 2020. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jajaran kepolisian Polda Kalteng dan Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah menggelar latihan bersama pengamanan kota atau simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) jelang Pelaksanaan Pilkada Kalteng yang akan digelar Rabu (9/12/2020) mendatang.

Sispam kota sebagai antisipasi Konflik yang mungkin saja akan terjadi saat pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Personil Brimob Polda Kalteng bersama personil Polresta Palangkaraya, Rabu (21/10/2020) melaksanakan kegiatan bersama sispamkota di Mapolda Kalteng Jalan Tjilik Riwut kilometer 1 Palangkaraya

Baca juga: Geger Kebakaran di Pulau Bromo, 15 Rumah Ludes Terbakar

Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bentuk persiapan dan jaminan keamanan kepada masyarakat dan para pasangan calon saat melangsungkan pesta demokrasi pilkada serentak tahun 2020.

Selan itu, Sispamkota bertujuan agar personel polda kalteng terutama Personel Brimob yang terlibat dalam kegiatan pengamanan Pilkada dapat memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing saat pelaksanaan tugas dilapangan, sehingga benar-benar menguasai lapangan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

"Kekuatan yang diterjunkan oleh Satbrimob dalam pelaksanaan sispamkota kali ini sebanyak tiga Pleton pasukan Anti Anarki yang dlatih bersama untuk melaksanakan sistem pengamanan kota," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mendistribusikan secara langsung bantuan berupa tameng sekat dan tameng fiber kepada Satbrimob, Ditsamapta dan Polres jajaran Polda Kalteng untuk mendukung pengamanan Pilkada Kalteng tahun 2020 ini.

Kapolda mengungkapkan anggota polri merupakan salah satu instansi penting yang terlibat dalam suksesnya tahapan pilkada tahun 2020, dalam hal ini dibidang keamanan sehingga dalam melakukan pengamanan anggota polri dilarang menggunakan senjata tajam." Juga dilarang menggunakan senjata api serta amunisi karet maupun amunisi tajam pada saat pelaksanaan PHH dan anti anarki,” ujar Kapolda. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved