Breaking News:

Berita Kalteng

Kalteng Akhirnya Keluar dari Zona Merah Covid-19, Penertiban Masker Terus Digencarkan

Kerja keras Satgas Penanganan Covid-19 di 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng membuahkan hasil cukup baik, Kalteng kini sudah keluar dari zona merah

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Tribunkalteng.com / faturahman
Operasi Yustisi penegakan Perwali nomor 26 tahun 2020 terus dilakukan sebagai upaya pendisiplinan Protokol Kesehatan bagi masyarakat. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Usaha keras yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah mulai membuahkan hasil yang cukup baik.

Saat ini Kalteng terbebas dari zona merah atau zona resiko tinggi penyebaran Covid-19.

Setidaknya, hasil rilis Penyebaran Covid-19 Kalimantan Tengah hingga Selasa (20/10/2020) pagi tidak ada satupun kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah yang berada pada zona merah penyebaran Covid-19.

Level kabupaten dan kota masuk zona kuning dan oranye.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Warga Palangkaraya Was-was Sungai Kahayan Meluap

Baca juga: Menhub Memantau Bandara di Kalteng Untuk Mendukung Program Food Estate

Baca juga: Antrean Capai Tiga Kilometer Banjir Rendam Jalan Sampit- Pangkalanbun

Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, menyebut tidak ada lagi kabupaten dan kota yang berada pada Zona Risiko Tinggi Level 4  (Zona Merah).

Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 merekomendasikan masa Tatanan Kehidupan Baru untuk dilaksanakan secara terbatas pada sejumlah kabupaten ini.

Kabupaten dan kota tersebut, antara lain, Kota Palangkaraya, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Murungraya, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Katingan.

Kemudian Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Kabupaten Pulangpisau, hasil skoring berada pada Zona Risiko Sedang Level 3 (Zona Oranye).

Sedangkan untuk Kabupaten Gunungmas dan Kabupaten Lamandau, hasil skoring berada pada Zona Risiko Rendah Level 2 (Zona Kuning).

Meski begitu hingga saat ini, tidak ada Kabupaten dan Kota yang berada pada zona tidak ada kasus (Zona Hijau).

Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menegaskan kepada Bupati dan Wali Kota diminta agar terus memperhatikan rekomendasi tersebut untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat yang ada di masing-masing wilayah Kabupaten dan Kota.

Selain itu, Bupati maupun Wali Kota Palangkaraya diminta agar terus menerus meningkatkan sinergis upaya percepatan pemutusan penyebaran Covid-19 sehingga seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah dapat menjadi zona hijau.

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, menegaskan, penegakkan Perwali Nomor 26/2020 tentang Protokol Kesehatan harus terus dilakukan jangan sampai kendor apalagi Kota Palangkaraya saat ini tidak lagi masuk zona merah.

"Penertiban Protokol Kesehatan seperti pakai masker dan lainnya harus tetap dilakukan untuk pendisiplinan warga mentatati Protokol Kesehatan," ujarnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved