Breaking News:

demo tolak uu cipta kerja

BEM Se-Kalsel Gelar Aksi Unjuk Rasa, Akses Lalu Lintas Jalan Lambung Mangkurat Direkayasa

Jumlah peserta aksi unjuk rasa turun ke jalan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Polisi Rachmat Hendrawan saat mempersiapkan barisan pengamanan mengawal aksi unjuk rasa BEM se-Kalsel 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Jumlah peserta aksi unjuk rasa turun ke jalan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Selasa (20/10/2020) tak sebanyak aksi sebelumnya pada Kamis (15/10/2020).

Dibanding aksi sebelumnya yang melibatkan lebih dari seribu orang, dari pantauan Banjarmasinpost.co.id, pada aksi kali ini diperkirakan hanya ada sekitar 200 orang yang terlibat.

Meski demikian, adanya aksi ini membuat Kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan merekayasa arus lalu lintas.

Kedua ruas Jalan Lambung Mangkurat mulai di perempatan Jalan Pangeran Samudera hingga perempatan Jalan Merdeka ditutup total untuk pengendara.

Baca juga: Pemkab Tala Kalsel Ancam Bongkar Pelaihari City Mall

Artinya, pengendara dari arah Jalan Pangeran Samudera, Jalan Merdeka, Jembatan Merdeka dan Jalan Jenderal Sudirman tak bisa berbelok ke arah Jalan Lambung Mangkurat.

Rekayasa penutupan sementara akses Jalan Lambung Mangkurat sudah dilakukan sekitar pukul 9.00 WITA.

Aksi unjuk rasa turun ke jalan ini pun tetap mendapat pengawalan dari Tim Pengamanan Gabungan dari Kepolisian dibantu personel TNI yang dikoordinir Kapolresta Banjarmasin, Kombes Polisi Rachmat Hendrawan.

Ratusan personel Tim Pengamanan Gabungan yang mayoritas mengenakan perlengkapan pengontrol massa sudah bersiaga menggunakan lokasi Halaman Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel sebagai tempat melakukan persiapan pengamanan sejak sekitar pukul 8.00 WITA.

Pada aksi ini, ratusan pengunjuk rasa masih menyuarakan tuntutan yang sama seperti aksi sebelumnya yaitu menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. (Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved