Breaking News:

Berita Regional

BMKG Peringatkan Waspadai Peningkatan Curah Hujan Dampak La Nina

BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, memperingatkan waspadai anomali iklim La-Nina yang menyebabkan peningkatan curah hujan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.co.id/fathurahman
Palangkaraya hujan sejak kemarin 

TRIBUNKALTENG.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, memperingatkan waspadai anomali iklim global di Samudera Pasifik Ekuator. 

Hal ini sesuai dengan prediksi yang disampaikan pula dalam bentuk rilis dari BMKG Pusat terkait  yang menunjukkan anomali iklim La-Nina sedang berkembang.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru Goeroeh Tjiptanto mengatakan, Indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) menunjukkan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah dan timur dalam kondisi dingin selama enam dasarian terakhir.

Dengan nilai anomali telah melewati angka -0.5 dejarat celsius, yang menjadi ambang batas kategori La Nina.

Presiden Jokowi Bakal Kunjungi Kalteng, Disdik Kalteng Siapkan Ribuan Siswa SMK Dukung Food Estate

Andy Ditangkap Saat Sedang Tidur di Kursi Rumahnya, Polisi Sita 11,78 Gram Sabu

BPTU HPT Pelaihari Sosialisasikan Pengembangan Ternak Itik di kawasan Food Estate Kapuas

“Perkembangan nilai anomali suhu muka laut di wilayah tersebut masing-masing adalah -0.6 derajat celsius pada Agustus dan -0.9 derajat celsius pada September 2020,” urai dia. 

Dia menyampaikan, BMKG dan pusat layanan iklim lainnya seperti NOAA (Amerika Serikat), BoM (Australia), JMA (Jepang), memperkirakan La Nina dapat berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir 2020.

“Diperkirakan mulai meluruh pada Januari-Februari dan berakhir di sekitar Maret-April 2021,” runutnya.

Lebih jauh dia memaparkan, catatan historis menunjukkan La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40 persen di atas normalnya.

Namun, dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia.

Pada Bulan Oktober-November, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi di Kalimantan Selatan dan hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved