Breaking News:

Pilkada Kapuas 2020

Pentingnya Pengawasan saat Pilkada, Rakor Bersama Stakeholder Digelar di Kapuas

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan stakeholder di Kabupaten Kapuas, bertempat di Aula

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.vcom/Fadly SR
Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor saat menyampaikan sambutan yang sekaligus membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Stakeholder di Kabupaten Kapuas, di Aula STAI Kualakapuas. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan stakeholder di Kabupaten Kapuas, bertempat di Aula STAI Kuala Kapuas, Selasa (29/9/2020).

Rakor tersebut membahas tentang pentingnya pengawasan stakeholder agar terciptanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang demokratif, aman, bersih dan bermartabat di Kabupaten Kapuas

Rakor tersebut dihadir Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah Satriadi, Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas Iswahyudi Wibowo, Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti.

Update Covid-19 Kapuas, Pasien Sembuh Bertambah Empat Orang

Rakor mengambil tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu" ini diharapkan dapat mensukseskan pelaksanaan Pilgub Kalteng 2020 sehingga nantinya bisa berjalan aman dan lancar, sesuai apa yang diharapkan oleh semua pihak.

Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara tersebut mengatakan pelaksanaan ini dapat menjadi sarana diskusi bersama untuk menyelesaikan dan mendapatkan solusi atas permasalahan pada Pilgub tahun 2020 mendatang.

Nafiah juga mengharapkan Bawaslu dapat memperkuat hubungan koordinasi dengan Stakeholder dan fungsi pengawasan dalam Bawaslu sehingga dapat menjadi pilar dalam Demokrasi.

"Kami selaku Pemerintah Daerah memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bawaslu Kabupaten Kapuas beserta jajarannya dalam melakukan persiapan guna menghadapi Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang tidak akan lama lagi kita hadapi," ucapnya.

Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah Satriadi, menjelaskan Kalimantan Tengah akan melaksanakan pemilihan Gubernur serentak tahun 2020 dengan pasangan calon yang sudah ditetapkan pada tanggal 23 September yang lalu dan pada tanggal 24 September dilakukan pengundian nomor urut.

Kemudian pada tanggal 26 kemarin sesuai tahapan yaitu dimulai dengan tahapan masa kampanye hingga tanggal 5 Desember dan hanya dilakukan dengan cara daring serta adanya pembatasan-pembatasan kampanye lainnya.

"Tidak menutup kemungkinan kampanye melalui media sosial akan semakin meningkat dan ini juga menjadi perhatian kita semua, mengingat kesulitannya baik melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang membawa efek negatif misalnya isu-isu hoax, sara yang mudahnya masuk melalui media tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas, Iswahyudi Wibowo menuturkan tujuan dari rakor ini menyambut dan bersiap menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2020 berjalan lancar dan aman.

“Semoga dengan diadakannya rakor ini pengawasan Pemilihan Kepala Daerah di Kalimantan Tengah tahun 2020 bisa berjalan aman dan damai," ungkap Iswahyudi.
(Tribunkalteng.vcom/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved