Breaking News:

Berita Palangkaraya

Jelang Pilkada Serentak Rawan Beredar Informasi Hoax Ini Imbauan Humas Polda Kalteng

Polda Kalimantan Tengah, mengimbau warga tetap waspada akan adanya informasi hoaks disebarluaskan oleh oknum tidak bertanggunjawab

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Foto Polda Kalteng
Sejumlah imbauan yang di sebarkan Humas Polda Kalteng menangkal informasi hoax di media sosial 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Polda Kalimantan Tengah, mengimbau warga tetap waspada akan adanya informasi hoaks disebarluaskan oleh oknum tidak bertanggunjawab jelang pelaksanaan Pilkada Gubernur Kalteng dan Pilkada Bupati Kotawaringin Timur.

Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, melalui Kasubbidpenmas AKBP Murianto, Rabu (30/9/2020) meminta warga mewaspadai hal tersebut."

Situasi seperti sekarang ini rawan beredar informasi hoax yang bisa mempengaruhi masyarakat dan mengganggu kamtibmas sehingga perlu diwaspadai," ujarnya.

Murianto mengatakan, masyarakat dalam situasi apa pun harus pandai memilah informasi yang beredar dilingkungan masyarakat itu sendiri ataupun didunia maya.

Warga Kalteng Dihimbau Cari Travel Umrah Yang Legalitasnya Jelas, Hindari Masalah di Kemudian Hari

Warga Palangkaraya Masih Banyak Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan Satgas Aktif Gelar Penertiban

"Setiap informasi yang diterima hendaknya jangan langsung disebarluaskan. Karena, bisa saja info yang beredar merupakan berita bohong atau hoax," ujarnya.

Kasubbidpenmas ini mengharapkan, seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak ketika menggunakan media sosial terlebih pada tahapan Pilkada yang kini sedang berlangsung.

" Tentunya, saya berharap, semua mempedomani 3S yakni Saring Sebelum Sharing guna mendukung Pilkada aman, damai dan demokratis,"ujarnya.

Tim Cyber Polda Kalteng terus melakukan patroli memantau media sosial untuk melihat jika ada informasi berbau hoax yang tidak jelas asal-usulnya yang beredar di media sosial sehingga oleh tim cyber akan dilakukan cap stempel dengan tulisan informasi tersebut adalah hoax.

Polda Kalteng juga terus mengimbau warganet untuk bijaksana dalam bermedia sosial sehingga tidak ikut-ikutan menyebarkan atau memposting berita yang tidak benar atau hoax yang bisa mengganggu kamtibmas. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved