Breaking News:

Berita Palangkaraya

Tujuh Kali Masuk Penjara Tikus Asal Palangkaraya Ini Tak Jera Juga Mencuri

Seorang residivis kasus pencurian bernama Adi (44) atau yang akrab di panggil Tikus asal Jalan Kalimantan Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota P

Foto Polsek Pahandut
Adi alias Tikus saat diamankan Petugas Polsek Pahandut Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA- Seorang residivis kasus pencurian bernama Adi (44) atau yang akrab di panggil Tikus asal Jalan Kalimantan Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya ini tak jera mencuri, sehingga, Selasa (29/9/2020) dia kembali masuk penjara kali kedelapan karena mencuri dua telepon selular.

Tikus kembali berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pahandut, Polresta Palangkaraya, setelah terbukti melakukan pencurian telepon selular."Ya, saya sudah tujuh kali masuk penjara, hari ini saya kembali ditangkap mencuri dua telepon selular," ujarnya saat memberikan keterangan Kapolsek Pahandut Palangkaraya, Kompol Edia Sutaata.

Tikus diduga menjadi pelaku dalam tindakan pencurian yang terjadi di Perumahan Casadova Jalan Letkol E. Tuewak, Kota Palangkaraya, pada hari Minggu (20/9/2020) lalu, setelah pengembangan laporan kepada polisi yang tertuju kepada Tikus asal Jalan Kalimantan Palangkaraya ini.

Kantor KPU Kota Palangkaraya Dipasang Kawat Besi Maksimalkan Pengamanan

Menurut Pengakuan Tikus, dia mencuri dua ponsel dan uang Rp600 ribu sedangkan ponsel yang dicuri tersebut jadi sandaan kepada pihak lain."Ponsel yang saya curi disandakan kepada pihak lain sedangkan uang Rp600 ribu saya pakai," ujarnya saat telanjang dada dan tubuhnya banyak tato ini.

Unit Buser Polsek Pahandut Palangkaraya didampingi oleh Polresta Palangkaraya dan Polda Kalteng, berhasil mengamankan terduga pelaku tersebut berkat upaya penyelidikan dan informasi yang dihimpun dari para saksi maupun korban kepada pihak kepolisian setempat.

Dari tangan Adi alias Tikus ini, petugas berhasil menemukan barang bukti yakni dua unit telepon selular yang diduga milik korban di TKP Perumahan Casadova serta empat buah dompet kecil. “Pelaku bersama beberapa barang bukti yang berhasil kami amankan saat ini masih diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Kapolsek Pahandut, Kompol Edia Sutaata. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved