Breaking News:

Berita Kobar

Sungai Arut di Kabupaten Kobar Meluap, Ganggu Jalur Lalu Lintas

Hujan mengakibatkan air Sungai Arut meluap dan merendam jalanan menghubungkabn Kota Pangkalanbun dan wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama, Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
POLRES KOTAWARINGIN BARAT UNTUK TRIBUN KALTENG
Jajaran Polres Kotawaringin Barat ditempatkan di jalanan yang terendam akibat luapan air Sungai Arut di wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTEN.COM, PANGKALANBUN -  Hujan deras mengakibatkan Sungai Arut di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, meluap beberapa hari terakhir.

Jalur jalan menghubungkan Kota Pangkalanbun dan wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama pun terendam dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa.

Banjir tersebut cukup mengganggu arus lalu lintas, sehingga ketika pengendara melewati jalan terendam harus  berhati-hati supaya tidak sampai mengalami kecelakaan.

"Pas banjir, harus hati-hati mengambil jalur supaya mobil tidak masuk parit," ujar Hermanto, salah satu pengendara, Minggu (27/9/2020).

Sementara itu, personel Polsek Kotawaringin Lama sejak beberapa hari ini turut mengatur arus lalu lintas di jalur tersebut yang sejak beberapa pekan ini terendam. 

Personel TNI dan Polri di Kabupaten Kobar Suplai Sembako untuk Warga Korban Banjir

144 Personel Polres Kobar Tes Urine Narkoba, Kapolres Kobar Ucap Syukur Hasil Semua Negatif

Perampok Lepaskan Tembakan, Jarah 1 Kg Perhiasan Emas di Kabupaten Kobar

Korban Banjir Mentaya Hulu Kotim Dapat Bantuan Sembako

Sulit Dijangkau Lewat Darat, Tiga Helikopter Bawa Sembako ke Lokasi Terdampak Banjir

Personel TNI dan Polri di Kabupaten Kobar Suplai Sembako untuk Warga Korban Banjir

Akibat luapan Sungai Arut tidak hanya menggenangi jalan Trans Kalimantan di Kabupaten Kobar, tetapi juga membanjiri beberapa desa dan Kelurahan Kecamatan Kotawaringin Lama.

Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana, melalaui Kapolsek Kolam, Iptu Kustiyanto, mengatakan, pihaknya sudah menurunkan personel ke jalan untuk membantu mengatur arus lalu lintas. Sekaligus, membantu para pengendara melintasi jalan banjir.

"Petugas kami sudah beberapa hari mengatur lalu lintas di jalan banjir. Petugas berada di lapangan untuk membantu para pengendara, terutama pengendara sepeda motor agar bisa melalui jalan terendam banjir. Petugas juga mengatur arus lalu lintas di beberapa ruas jalan lainnya terjadi banjir agar  tetap kelancaran arus lalu lintasnya," ujarnya. 

(Tribun Kalteng/Faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved