Berita Banjarbaru Kalsel

SMPN 1 Banjarbaru Kalsel Mulai Siapkan Fasilitas Pembelajaran Tatap Muka

Proses belajar dan mengajar di wilayah Kota Banjarbaru masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Penulis: Aprianto | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/aprianto
Kepala SMPN 1 Banjarbaru Undi Sukarya. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU-Proses belajar dan mengajar di wilayah Kota Banjarbaru masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Mengingat pandemi covid-19 di Kota Banjarbaru masih terus menunjukkan grafik peningkatan. Status Banjarbaru juga masih masuk zona merah.

Meski begitu, Dinas Pendidikan tetap melakukan persiapan bila nantinya akan dilakukan proses pembelajaran tatap muka.

Termasuk adanya sekolah yang jadi sekolah piloting untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yakni SMPN 1 Banjarbaru dan SMPN 2 Banjarbaru.

Royalti Hasil Tambang Kalteng Tahun 2020 Diperkirakan Tembus Rp2 Triliun

Dua Puluh Pelanggar Protokol Kesehatan di Palangkaraya Bayar Denda Masing-masing Rp100 Ribu

Kepala SMPN 1 Banjarbaru, Undi Sukarya mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melaksanakan belajar mengajar dengan sistem daring.

"Sekolah kita memang sebagai piloting
untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kita sudah mulai melakukan persiapannya," katanya, Selasa, (22/9/2020).

Dijelaskannya konsep PTM, sekolah harus menyiapkan fasilitas kelengkapan protokol kesehatan covid-19, baik untuk siswa dan para gurunya.

Termasuk dengan ruangan kelas yang ditata dengan jumlah siswa yang dibatasi maksimal hanya untuk 16 siswa tiap kelasnya.

"Tempat cuci tangan sudah kita siapkan. Untuk ruang belajar juga sudah diatur dan sistem belajar menggunakan shift atau bergantian," ujarnya.

Para siswa nantinya wajib menggunakan masker dan untuk guru menggunakan faceshield.

Untuk masker akan disiapkan oleh pihak sekolah dengan anggarkan dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Selain itu, Disdik Banjarbaru juga akan membantu dalam hal kesiapan protokol kesehatan covid-19.

"Thermogun, tempat cuci tangan atau tandon air akan dibantu Disdik Banjarbaru," lanjutnya.

Meski sudah melakukan persiapan PTM, namun pelaksaan PTM dikatakan Undi juga tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Ini masih tahap persiapan, untuk pelaksanaannya masih belum diketahui kapan. Jadi, bila nanti dilaksanakan PTM, kami sudah siap," tambahnya.

Selain mempersiapkan fasilitas penunjang, pihaknya juga sudah ada melakukan simulasi PTM
sebagai bentuk persiapan. (Tribunkalteng.com/aprianto)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved