Breaking News:

Berita Kotim

Jauh dari Sungai, Pedagang Ikan Enggan Menempati Pasar Rakyat Mentaya Sampit Kalteng

Sebagian penjual ikan dan sembako lebih suka berjualan di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Jalan Iskandar

tribunkalteng.com/fathurahman
Pedagang Pasar Ikan Kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Jalan Iskandar pinggiran Sungai Mentaya Sampit 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, belum mengoperasikan Pasar Rakyat Mentaya yang terletak di Jalan Ahmad Yani Sampit.

Bangunan tersebut sudah selesai dibangun tahun 2017 lalu, dengan dana APBN mencapai Rp 6 Miliar.

Pasar tersebut dibangun untuk menampung penjual ikan, daging ayam dan daging sapi hingga sembako.

Sayangnya hingga saat ini pedagang masih enggan menempatinya.

Sebagian penjual ikan dan sembako lebih suka berjualan di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Jalan Iskandar.

Abaikan Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Palangkaraya Terjaring Operasi Yustisi

Tubuh Ketua RT Dalam Mulut Buaya di Sungai Cantung Kabupaten Kotabaru Kalsel

Menurut pedagang ikan, lokasi pasar ikan yang ada di kawasan PPM sudah tepat, karena dekat dengan pasar besar dan berada di pinggiran Sungai Mentaya, cocok untuk jualan jenis dagangan basah seperti ikan, daging ayam, daging sapi maupun sayuran.

Apalagi, para pedagang menempati pasar ikan di kawasan PPM tersebut sudah sejak lama sebelum PPM dibangun 17 tahun silam.

"Kami sudah berdagang di sini sudah belasan tahun ketika pasar ikan ini masih berupa bangunan dari bahan kayu," ujar Saprudin, salah satu pedagang, Senin (21/9/2020).

Menurut dia, selama berjualan mudah mendapatkan ikan dari pelelangan ikan, karena kapal nelayan sejak subuh standby di dermaga Pasar Ikan PPM tersebut.

Demikian juga dengan penjual ayam potong dan daging sapi mudah melakukan transaksi karena dekat smSungai Mentaya.

Ini berbeda dengan Pasar Rakyat Mentaya yang ada di Jalan Ahmad Yani, lokasinya jauh dari sungai, pedagang terlalu jauh mendapatkan ikan.

"Kami lebih suka berjualan di Pasar Ikan Mentaya pinggiran Sungai Mentaya," ujarnya.

tribunkalteng.com/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved