Breaking News:

Iptek

Inilah Teknik Mengemudi Hemat Bensin

Salah satu upaya yang dilakukan para pengemudi mobil, adalah menghemat pengeluaran bensin atau bahan bakar minyak ( BBM).

Editor: edi_nugroho
Agung Kurniawan kompas.com
Ilustrasi mengemudi. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.C0M- Salah satu upaya yang dilakukan para pengemudi mobil, adalah menghemat pengeluaran bensin atau bahan bakar minyak ( BBM).

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi mengatakan, salah satu faktor efesiensi BBM, selain mobil, juga dipengaruhi oleh gaya berkendara seseorang.

Berikut teknik mengemudi yang bisa menghemat bensin:

Umumnya, torsi paling efisien mesin berada pada rentang putaran mesin 2.000-3.000 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin ke ruang bakar akan makin banyak.

Tetapi jika terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

“Jangan agresif dalam mengemudi, artinya dalam kondisi macet tidak usah salip-salip,” ujar Anjar kepada Kompas.com di Jakarta.

Hampir Setiap Rumah di Panamas Kapuas Kalteng Punya Kolam Patin, Sekali Panen Bisa Beli Sepeda Motor

Armada Band Rilis Single Ketiga di Tahun 2020, Berjudul Menjemput Jodoh

Pengemudi juga harus lebih bijak dalam menginjak pedal gas dapat menghemat bahan bakar. Saat di jalan tol, usahakan melaju konstan di kecepatan 60-70 km per jam (kp). Ini adalah kecepatan ideal untuk efesiensi bahan bakar.

Jika pengemudi melaju di kecepatan 100 kpj akan menggunakan bahan bakar sekitar 15 persen lebih banyak ketimbang melaju pada 80 kpj.

- Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Akselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal.

Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa pengemudi untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

- Pakai BBM dengan Oktan Sesuai
Petugas melayani pembeli bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite, di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015). PT Pertamina (Persero) hari ini mulai menjual Pertalite dengan oktan 90 kepada konsumen dengan harga Rp 8.400 per liter. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelajari Teknik Mengemudi yang Bisa Hemat Bensin"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved