Breaking News:

Berita Palangkaraya

Puskesmas Katingan Terendam Banjir, Dinkes Bangun Pelayanan Kesehatan Lewat Posko

Banjir akibat meluapnya Sungai Katingan membuat lima puskesmas yang ada di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Katingan ikut terendam banjir,

Puskesmas Katingan Terendam Banjir, Dinkes Bangun Pelayanan Kesehatan Lewat Posko
Foto Diskominfo Kalteng
Puskesmas terendam banjir, Dinkes Bangun Posko Pelayanan Kesehatan untuk warga korban Banjir di Kalteng.

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA- Banjir akibat meluapnya Sungai Katingan membuat lima puskesmas yang ada di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Katingan ikut terendam banjir, agar, pelayanan kesehatan tetap berjalan Dinkes Membangun Posko Kesehatan (Poskokes) untuk pelayanan pasien.

Banjir yang melanda Kabupaten Katingan hingga, Rabu (16/9/2020) masih cukup tinggi, kebutuhan pelayanan kesehatan tetap diperlukan warga sehingga diharapkan, agar kawaan yang dilanda banjir tetap dibangun pusat pelayanan kesehatan untuk warga.

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabrabln, sudah meminta agar pelayanan kesehatan di kawasan yang terendam banjir tetap harus diadakan meskipun puskesmas terendam sehingga dibangunlah posko untuk pelayanan kesehatan bagi warga di lokasi banjir.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng SuyutiSyamsul, mengungkapkan, terdapat lima puskemas yang dilaporkan terendam banjir yakni Puskesmas Tumbang Kajamei, Puskesmas Tumbang Hiran, Puskesmas Tumbang Samba, dan dua Puskesmas di Kasongan.

Disdukcapil Kapuas Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Antisipasi Karhutla, Polsek Kapuas Hulu Kalteng Gelar Patroli Rutin

Suyuti mengatakan, atas instruksi Gubernur pihaknya tetap mempertahankan layanan kesehatan bagi masyarakat dan memberikan bantuan makanan tambahan bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita, satuan tugas gerak cepat Dinkes Kalteng bekerja sama dengan jejaring yang ada seperti Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat dengan mendirikan Posko Pelayanan Kesehatan.

"Posko kesehatan sudah ada didirikan di 13 Kecamatan terdampak. Posko ini didirikan di 16 Wilayah Kerja Puskesmas yang merupakan posko gabungan BPBD, TNI dan Kecamatan, didirikan baik di sarana kesehatan yang masih memungkinkan, meminjam rumah penduduk atau sarana ibadah yang ada," ujarnya.

Pemetaan lokasi terdampak masih terus dilanjutkan bekerja sama dengan berbagai unsur yang terlibat dalam penaggulangan bencana.

Pemerintah Kalteng telah menyalurkan kebutuhan logistik berupa obat-obatan dan Bahan Habis Pakai (BMHP) kesehatan serta makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil dan Balita. "Pemerintah Provinsi siap untuk kembali menyalurkan sesuai kebutuhan dan permintaan pihak kabupaten," ujarnya. (tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved