Breaking News:

Tenggelam di Waduk Riam Kanan

Margatoni Tenggelam di Waduk Riam Kanan Kalsel Usai Makan Bersama

Hilangnya M Margatomi (30) warga Lianganggang Banjarbaru di kapal di waduk Riam Kanan Aranio Kabupaten Banjar Senin (14/9/2020) malam

(THINKSTOCK.COM)
Ilustrasi 

Editor: Edi Nugroho

Tribunkalteng.com, Martapura - Hilangnya M Margatomi (30) warga Lianganggang Banjarbaru di kapal di waduk Riam Kanan Aranio Kabupaten Banjar Senin (14/9/2020) malam diduga tercebur diketahui dari gayung yang mengapung di waduk.

Jelas ketua yayasan Ponpes Ussuludin Tambak Anyar yang sempat mendatangi lokasi kejadian, Husni Thamrin kepada Banjarmasinpost.co.id Selasa (15/9/2020) mengatakan memang hilangnya Margatomi yang merupakan anggota majelis taklim di Ponpes Ussuludin Tambak Anyar Kabupaten Banjar diduga tercebur usai makan bersama.

"Kejadiannya sekitar 5 menit setelah berangkat, dan sesudah makan bersama," ujarnya.

Korban Tenggelam di Waduk Riam Kanan Kalsel Ternyata Rombongan Ziarah

Breaking News: Waduk Riam Kanan Kalsel Telan Korban, Margatomi Diduga Kecemplung

Bersama Ben-Ujang, Masyarakat Katingan Siap Wujudkan Kalteng Baru

Jika Margatomi diduga tertinggal di pelabuhan ungkap Husni tidak mungkin, pasalnya pihaknya sudah mendatangi kembali ke pelabuhan. Hingga akhirnya ditemukan gayung milik kapal yang mengapung di waduk.

"Jadi diduga titik nol atau titik hilang korban di sekitar gayung itu," tambahnya.

Rombongan majelis taklim di Ponpes Ussuludin Tambak Anyar tersebut dibenarkannya juga terdiri dari guru di Ponpes Ussuludin. Namun enam orang yang selamat dan berada di kapal masih di lokasi pelabuhan sambil menunggu selesainya pencarian.

"Sudah saya ajak guru-guru di sana agar pulang, tapi mereka tadi mau katanya menunggu ditemukan dulu," ujar Husni.

Sebelumnya rombongan majelis taklim di Ponpes Ussuludin Tambak Anyar berjumlah tujuh orang ingin ziarah ke kubah Habib Kabul di Desa Rantau Balai Kec Aranio. Namun di tengah perjalanan satu diantaranya diduga tercebur dan tenggelam.
(Tribunkalteng.com/milna sari)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved