Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Konsolidasi dan Deklarasi Pasangan Ben-Ujang, Ciptakan Lowongan Pekerjaan Bagi Warga Kalteng

Kegiatan konsolidasi sekaligus DeklarasiPasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025,

tribunkalteng.com / faturahman
Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025, Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar, Minggu (13/9/2020) berlangsung meriah. 

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA- Kegiatan konsolidasi sekaligus Deklarasi Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025, Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar, Minggu (13/9/2020) berlangsung meriah.

Kegiatan tersebut, merupakan salah satu tahapan dalam persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kalteng 9 Desember 2020 mendatang yang digelar di Kalawa Convention Hall, jalan Tjilik Riwut Km.8, kota Palangkaraya yang dihadiri ribuan relawan pasangan tersebut.

Calon Gubernur Kalteng Ben Brahim S. Bahat saat menyampaikan deklarasinya mengungkapkan, bahwa Provinsi Kalteng merupakan salah satu Provinsi yang memiliki kekayaan alam melimpah.Namun, selama ini tidak berimbang dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, perputaran roda perekonomian hingga pemerataan pembangunan infrastruktur.

Nekat Curi Rokok, Warga Desa Halong Balangan Kalsel Ini Disel

Lakoni Judi Dagur, Lelaki Ini Diamankan Satreskrim Kapuas Kalteng

Sambangi Panwascam Timpah, Bangun Kerjasama di Bidang Pengawasan Pilkada 2020

Penerapan Protokol Kesehatan Diutamakan KPU Kapuas di Pilkada 2020

"Saya bersama Bapak H. Ujang Iskandar, berinisiatif untuk melakukan gerakan perubahan bagi Kalteng , dengan maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Kami siap menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk kalangan milenial dan warga Kalteng secara keseluruhan, salah satunya untuk dipekerjakan di lahan Food estate di Kapuas dan Pulangpisau," ujarnya Ben Brahim S Bahat.

Menurut Ben Brahim yang menjabat sebagai Bupati Kapuas ini, program Food Estate merupakan program pemerintah pusat yang akan membuka lahan pertanian modern yang akan banyak menggunakan mesin modern sehingga sangat banyak merekrut tenaga kerja yang tentunya akan diutamakan masyarakat lokal Kalteng.

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025, Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar, Minggu (13/9/2020) berlangsung meriah.
Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025, Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar, Minggu (13/9/2020) berlangsung meriah. (tribunkalteng.com / faturahman)

"Saya Bupati Kapuas saat presiden Joko Widodo, datang ke lokasi tersebut saya sudah ungkapkan, akan memberdayakan masyarakat lokal untuk dipekerjakan untuk mensukseskan program food estate, karena kalangan milenal Kalteng sudah banyak yang mampu untuk mengoperasikan mesin-mesin pertanian yang akan dipergunakan di lokasi pertanian tersebut," ujarnya.

Ben Brahim mengatakan, Kalimantan Tengah merupakan Provinsi yang memiliki kekayaan alam melimpah , namun masih banyak masyarakatnya yang belum merasakan kesejahteraan, termasuk pemerataan pembangunan.
"Jika kami diberikan kepercayaan untuk membangun Kalteng, kami sudah berpengalaman dengan dua kali jadi bupati yang berprestasi, kami memiliki keahlian untuk membangun Kalteng lebih mantap. Saya juga di bantu istri saya yang anggota DPR-RI yang juga berperan dalam membuat jaringan di tingkat menteri di pusat,," ujarnya.

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025, Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar, Minggu (13/9/2020) berlangsung meriah.
Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2020-2025, Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar, Minggu (13/9/2020) berlangsung meriah. (tribunkalteng.com / faturahman)

Ben Brahim menegaskan, masyarakat kita yang ada dipelosok yang belum merasakan penerangan listrik, dan belum merasakan jalan yang mulus, serta , hak-hak adat yang masih terabaikan, dengan diberikan kepercayaan kepada Pasangan Ben – Ujang, kami berinisiatif untuk melakukan gerakan perubahan demi masyarakat Bumi Tambun Bungai,” ujar Ben Brahim.

Bahkan, sambungnya, saat ini ketidakseimbangan pemerataan infrastruktur tentunya berdampak kesejumlah sektor, khususnya perekonomian masyarakat. Hal ini mengingat akses yang kurang memadai untuk menuju sejumlah wilayah, sehingga nilai jual barang dan jasa tidak berimbang dengan daya beli masyarakat.

“hal seperti ini, harus menjadi perhatian kita bersama. Sehingga pasangan Ben – Ujang berkomitmen untuk melaksanakan pemerataan pembangunan hingga kewilayah pelosok, termasuk akses perekonomian seperti infrastruktur jalan, jembatan hingga pelabuhan,” ujarnya .

Akses Pelabuhan yang ada di Kapuas, sangat potensial untuk dikembangkan untuk peningkatan produksi hasil pertanian."Sehingga dengan lancaranya pelabuhan di Kalteng tidak perlu lagi mengirimkan atau mendatangkan barang dari Pelabuhan Trisakti, sehingga PAD Kalteng akan masuk di Kalteng bukan provinsi lain," ujarnya.
(tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved