Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan, Korban Digauli Saat Asyik Bermain Game

Jajaran kepolisian Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menangkap seorang remaja dengan inisial H (27) warga Kecamatan Pahandut Palangkaraya

tribunkalteng.com/ faturahman
Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jajaran kepolisian Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menangkap seorang remaja dengan inisial H (27) warga Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Remaja diduga melakukan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur yang tak lain adalah anak tirinya sendiri.

Informasi terhimpun, menyebutkan, kejadian pencabulan tersebut dilakukan pelaku H yang saat ini sudah diamankan di Mapolresta Palangkaraya, padaJumat (17/7/2020) lalu, saat korban sedang bermain game di rumahnya yang saat itu hanya ada korban dan pelaku.

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Kalteng Capai 2.850 Orang, Ini Harapan Gubernur

Mantan Kades Parebok Kotim Kalteng Diduga Edarkan Sabu, Diamankan saat Berada di Sini

Korban yang masih bocah ini, diduga saat itu sama sekali tidak ada prasangka buruk terhadap pelaku.

Saat sedang asyik bermain game di kamarnya kemudian pelaku datang sambil mengajaknya bercanda yang kemudian mengarah pada tindak pidana pencabulan terhadap anak tersebut.

Penyidik kepolisian Polresta Palangkaraya, hingga, Jumat (11/9/2020) masih terus memproses kasus hukum setelah adanya aduan dari keluarga korban terhadap kelakuan pelaku terhadap bocah perempuan yang malang tersebut, dan terus memintai keterangan dari beberapa pihak.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan pihaknya telah mengamankan pelaku yang melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur tersebut dan hingga saat ini tersangka masih diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres membenarkan korban dicabuli oleh pelaku saat sedang bermain game.

Awalnya oleh pelaku sambil diajak bercanda terlebih dahulu sebelum melakukan aksi bejatnya tersebut diduga agar korban tidak sadar sedang diperdaaya oleh pelaku, sehingga akhirnya melakukan tindak pidana pencabulan.

“Pelaku bersama barang bukti saat ini masih diamankan di kamar tahanan Mapolresta Palangkaraya untuk menjalani penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” ujar perwira polisi berpangkat melati tiga ini.

Polisi mengenakan Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 yang berisikan perlindungan terhadap anak dengan ancaman hukuman pidana penjara hingga maksimal mencapai 15 tahun. (tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved