Breaking News:

Kriminalitas Kapuas

Remaja Penyebar Foto Porno Diciduk Petugas Polres Kapuas

Pelaku dilaporkan telah menyebarkan foto korban tanpa busana, seorang perempuan berusia 19 tahun sehingga ditangkap petugas Polres Kapuas, Kalteng.

POLRES KAPUAS UNTUK TRIBUN KALTENG
Remaja 18 tahun, pelaku penyebar foto porno saat digiring anggota Polres Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (7/9/2020) malam. 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Pemuda berinisial FD (18) diciduk petugas gabungan dari Satreskrim Polres Kapuas dan Polsek Kapuas Kuala, Kalimantan Tengah, Senin (7/9/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

Penyebabnya, remaja ini menyebarkan foto porno dari akun facebooknya. Lebih ironis lagi, foto yang disebar adalah foto mantannya. 

Kejadian ini diketahui oleh korban pada awal bulan lalu. Dia tak terima dan segera melaporkan pelaku ke pihak berwajib.

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas Polres Kapuas menindaklanjut dan akhirnya dapat menemukan pelaku.

Remaja 18 tahun itu diamankan petugas saat berada di kediaman keluarganya, beda desa, namun masih di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas.

Jelang Pilkada Kalteng, Polres Kapuas Pastikan Kesiapan Ranmor Dinas Tunjang Pengamanan

Wakapolres Kapuas Bakti Sosial ke Yayasan Bifahmiddin, Ini Harapannya

Kodim 1011 Kualakapuas Siapkan Personel 1 SSK, Dukung Polres Kapuas Amankan Pilkada

Antisipasi Situasi Buruk, Sabhara Polres Kapuas Gelar Latihan Borgol

Kasatreskrim Polres Kapuas, AKP Tri Wibowo, saat dikonfirmasi Rabu (9/9/2020), membenarkan telah mengamankan remaja tersebut.

"Pelaku dilaporkan telah menyebarkan foto korban tanpa busana, seorang perempuan berusia 19 tahun," kata Kasatreskrim.

Kasat pun menjelaskan kronologi kejadian. Berawal dari korban yang diberitahukan oleh rekannya tentang beberapa foto tanpa busana dikirim pelaku di facebook.

"Atas kejadian tersebut, pelapor atau korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kapuas," bebernya.

Saat mengamankan pelaku, turut diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, ponsel Xiaomi Go warna hitam. Lalu, screenshot chat messenger pelaku ke saksi dan foto korban tanpa busana.

"Pelaku akan dijerat Pasal 45 jo Pasal 27 ayat 1 UU Informasi Telekomunikasi dan Elektronik (ITE), terancam hukuman pidana penjara maksimal enam tahun penjara," pungkasnya.

(Tribun Kalteng/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved