Breaking News:

Berita Tala Kalsel

Warga Kintap Tanahlaut Kalsel Panik, Tiba-tiba Lahan Tidur Terbakar

Meski hujan masih kerap mengguyur wilayah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), namun si jago merah juga tetap mengintai.

Editor: edi_nugroho
Foto Esty BBPD Tanahlaut
Lahan semak belukar di Desa Pandansari terbakar, siang kemarin. Tim gabungan lamgsung turun memadamkan api. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Meski hujan masih kerap mengguyur wilayah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), namun si jago merah juga tetap mengintai.

Bahkan kebakaran lahan mulai terjadi meski masih berskala kecil. Catatan banjarmasinpost.co.id, pertama api berkobar sekitar dua pekan lalu di wilayah Kecamatan Batibati.

Pekan lalu api kembali menjamah lahan tidur di wilayah tersebut. Luasannya terbatas dan dapat diatasi tim gabungan yang dikoordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala.

Tugu Soekarno Jadi Tempat Deklarasi Bapaslongub Kalteng Sugianto- Edi Pratowo

Pengakuan Nikita Mirzani Soal Hasrat Tinggi Soal Bercinta Diungkap, Nyai: Tapi Gue Bisa Kontrol

Api kembali membara Senin kemarin di tempat berbeda yakni di Kecamatan Kintap. "Kaget juga kemarin pas lewat melihat asap mengepul di beberapa titik di lahan semak belukar. Tapi masih satu hamparan," sebut Marhan, warga Kinta, Selasa (8/9/2020).

Ia berharap bencana asap tak terjadi tahun ini. Apalagi saat ini pandemi covid-19 masih berlangsung. "Kalau banyak asap kan bisa batukan, sesak napas. Ntar dikira kena corona lalu diisolasi, kan repot," ucapnya.

Karena itu dirinya juga berharap semua petugas pemadam dari berbagai pihak mulai memperkuat komunikasi dengan jaringan di tiap lokasi rawan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Dengan begitu ketika muncul titik api kecil bisa segera diatasi sehingga tak sempat membesar.

Lahan semak belukar di Desa Pandansari terbakar, siang kemarin. Tim gabungan lamgsung turun memadamkan api.
Lahan semak belukar di Desa Pandansari terbakar, siang kemarin. Tim gabungan lamgsung turun memadamkan api. (Foto Esty BBPD Tanahlaut)

Senada diutarakan Supian, warga Pelaihari. "Lahan bongkor di sekitar Gunungraja Kecamatan Tambangukang dan Benuaraya Kecamatan Batibati itu benar-benar harus diwaspadai karena langganan asap," sebutnya.

Termasuk lahan bongkor di kawasan perbatasan Tala-Banjarbaru yakni di Pandahan-Penggalaman. "Di sana itu waduh parah kalau kemarau, selalu terbakar hebat dan asapnya gak ketulungan," tandasnya.

Data pada BPBD Tala, pada Senin kemarin memang tercatat adanya kebakaran lahan pada pukul 14.20 Wita. Lokasinya di Desa Pandansari RT 6, Kecamatan Kintap.

"Luas lahan yang terbakar sekitar satu hektare," sebut Kepala Pelaksana BPBD Tala H Muh Kusri.

Ia meniturkan jenis lahan yang terbakar yakni vegetasi semak belukar. Personel ganunban lansung turun ke lokasi dan dapat menjinakkan api.

Pemadaman tersebut dilakukan oleh TRC BPBD Tanahlaut, TNI, Polsek Kintap, Manggala Agni Tanahlaut, Satpol PP dan Damkar Tanahlaut, dan pihak Orari.

Pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah tempat rawan kebakaran. Personel juga selalu siaga dan tiap saat siap turun ke lapangan. (tribunkalteng.com/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved