Breaking News:

KaltengPedia

KaltengPedia : Mandau, Senjata Tradisional Suku Dayak Khas Kalimantan, Ini Maknanya

Mandau merupakan sejata tradisional Kalimantan Tengah yang pisau belati khas Kalimantan tengah.

Istimewa
Senjata Mandau Khas Suku Dayak Kalimantan. 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM - Mandau merupakan sejata tradisional Kalimantan Tengah yang diambil dari kata "Man" yaitu singkatan dari kata "kuman" yang berarti "makan" dan dibentuk dari kata "do" yaitu singkatan dari kata "dohong" yakni pisau belati khas Kalimantan tengah.

Secara harfiah mandau atau mando berarti "makan dohong" yang bermaksud popularitas mandau mengalahkan dohong.

Mandau terdiri atas tiga bagian, yaitu mata mandau yang dibuat dari baja, pegangan mandau atau biasa disebut ”pulang” yang dibuat dari tanduk rusa, serta sarung mandau atau disebut ”kumpang” yang dibuat dari kayu muhur serta berhias anyaman rotan dan kulit binatang.

Adapun ciri khusus dari senjata mandau adalah motif dari ukiran dayak yang digambar pada bagian sarung atau penutup mandau.

Buku Senjata Tradisional Dayak Dibedah

Senjata tajam sejenis parang ini kerap digunakan untuk kegiatan berkebun dan berladang dalam membuka lahan untuk ditanami.

Sekilas nampak terbuat dari besi, namun nyatanya senjata mandau asli dibuat dari batu khusus berjenis mantikei yang mempunyai unsur besi dominan.

Seiring perkembangan zaman, saat ini mandau justru banyak diproduksi dengan menggunakan bahan besi.

Secara keseluruhan, mandau merupakan simbol persaudaraan, simbol kesatria, simbol penjaga, tanggung jawab dan kedewasaan.

Kerajinan Senjata Mandau Khas Kalteng, Kini Jadi Hiasan Dinding

Senjata mandau saat ini juga dijadikan sebagai bahan untuk hiasan dinding, jenis hiasan dinding atau souvenir ini, dibentuk khusus oleh pengrajin pembuatan souvenir senjata khas Mandau dengan banyak perniknya.

Mandau dalam kehidupan masyarakat suku dayak di Kalimantan pada zaman dahulu digunakan masyarakat dalam peperangan dan juga pengayauan (pemenggalan kepala musuh).

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved