Breaking News:

Kriminalitas Regional

VIRAL Edo Kondologit Ngamuk Adik Iparnya Tewas di Mapolres, Dituduh Pemerkosaan Nenek 70 Tahun

Dalam Video Viral di media sosial penyanyi sekaligus politisi PDI-P Edo Kondologit terlihat sangat emosi akibat kematian keluarganya.

Tangkapan layar
Viral di media sosial penyanyi sekaligus politisi PDI-P Edo Kondologit marah-marah di kantor polisi. Dari captio video yang diunggah akun Facebook Bob Priyo Husodo, Edo disebut marah karena adik iparnya tewas dengan luka penganiayaan di kantor polisi. 

Editor : Didik Trio Marsidi
TRIBUNKALTENG.COM, SORONG - VIRAL Video Edo Kondologit Mengamuk Adik Iparnya Tewas di Tahanan, berawal dari kasus pembunuhan dan pemerkosaan nenek 70 tahun

Dalam Video Viral di media sosial itu penyanyi sekaligus politisi PDI-P Edo Kondologit terlihat sangat emosi.

Dari caption video yang diunggah akun Facebook Bob Priyo Husodo, Edo marah karena adik iparnya tewas dengan luka penganiayaan di kantor polisi.

Dalam video itu, Edo juga menuntut keadilan atas kematian adik iparnya berinisial YKR.

"Kita menuntut keadilan, keluarga akan proses ini. Kita akan menuntut Propam menuntut polda, polsek," ujar Edo.

JADWAL Liga Inggris Liverpool vs Leeds United, Liverpool Terancam Tanpa Dua Pemain Kunci

Jadwal UEFA Nations League 2020, Big Match Jerman Vs Spanyol Live Streaming Mola TV

Kompas.com mencoba mengonfirmasi perihal video itu ke Edo sejak Minggu (30/8/2020) hingga Senin (31/8/2020). Namun, belum ada respons dari Edo.

Adapun Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Misbhacul Munir menjelaskan bahwa YKR, adik ipar Edo, ditangkap karena kasus dugaan pencurian dan pembunuhan disertai dengan pemerkosaan seorang nenek berusia 70 tahun di Pulau Doom, Kota Sorong, Kamis (27/8/2020).

Misbhacul mengatakan, saat dibawa ke Mapolres, YKR mencoba melawan dan melarikan diri. Polisi kemudian menembak kaki YKR.

Polisi menangkap YKR dan menahannya di sel. Namun, YKR disebut tewas usai dianiaya oleh tahanan lain berinisial C.

"Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Satu tersangka inisial C sudah mengakui perbuatannya. Usai menganiaya korban hingga tak sadarkan diri, tersangka sempat memanggil petugas piket jaga, "Pak...Pak, ada tahanan yang lemas'. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit sudah meninggal dunia," ujar Misbhacul, Minggu.

Misbhacul mengatakan, sebelum meninggal, YKR sempat diinterogasi. Saat itu YKR mengaku tidak bersalah atas pembunuhan dan pemerkosaan terhadap nenek 70 tahun.

"Yang bersangkutan sebelum meninggal kami sedang melakukan interogasi dan ia mengakui ada hubungan ipar dari Edo Kondologit. Sebelumnya, dia mengaku tidak bersalah dalam kasus pembunuhan yang disertai pemerkosaan itu," ujar Misbhacul.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Edo Kondologit Ngamuk Adik Iparnya Tewas di Tahanan, Ini Penjelasan Polisi", Klik untuk baca:

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved