Breaking News:

Berita Sampit

VIDEO Wisatawan yang Penasaran, Berdatangan untuk Susur Sungai Mentaya di Kabupaten Kotim

Kelotok susur Sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng, cukup unik karena diberi tempat untuk spot foto dan dihias menarik.

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, SAMPIT - Dermaga Habaring Hurung berada di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (kotim), Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun yang terbaru, kelotok-kelotok di dermaga ini melayani jasa wisata susur Sungai Mentaya. Dan kelotoknya cukup unik, diberi tempat untuk spot foto dan dihias menarik.

Rupanya, informasi ini tersebar di media sosial hingga membuat banyak orang penasaran dan akhirnya ramai berdatangan. 

Kebanyakan adalah kelompok-kelompok masyarakat untuk melakukan susur sungai. Umumnya, antar anggota kelompok patungan sehingga tidak terlalu berat membayarnya kepada pemilik kelotok susur sungai.

Pengunjung pun merasa senang naik kelotok. Terlebih, banyak hiasan yang dibuat oleh pemilik kelotok untuk menambah daya tarik wisata susur sungai. Mereka menjadikannya swafoto bersama, di kelotok.

"Selain susur sungai, kami juga bisa ambil foto bareng kawan-kawan di bagian atas kelotok karena ada disediakan kursi untuk bersantai. Ada juga hiasan bunga berbentuk love dan lainnya. Cukup unik," puji Roni, seorang warga Kota Sampit.

Kelotok dan Jamban Apung Tertabrak Tanker Pertamina di Mentaya Sampit

KaltengPedia - Profil Puskesmas Ketapang I Sampit Kalteng

Ruangan Dekat Menara BST Indosat Terbakar di Mentaya Hulu Kabupaten Kotim

Bocah Korban Penganiayan di Kotim Perlu Penanganan Serius, Dirujuk ke RS di Palangkaraya

Ibu Kandung dan Pacarnya Siksa Bocah di Sampit, Pelipis Robek dan Tulang Patah

Balapan Liar Sampit Makin Merajalela, Warga Was-was Berkendaraan di Jalan Umum

Keberadaan kelotok Susur Sungai Mentaya memang menambah penghasil pengelola kelotok yang dapat rezeki baru dari pelayanan kepada penumpang.

Diketahuui, selama ini pengelola atau pemilik kelotok hanya mendapatkan penghasilan sedikit ketika hanya melayani jasa menyeberangkan barang atau orang dari Desa Mentaya Seberang ke Kota Sampit.

Namun sayangnya, keberadaan kelotok susur Sungai Mentaya ini belum dikelola secara serius oleh Dinas Pariwisata Kotim, sehingga tidak tertata dengan baik untuk armada kelotok maupun pelayanan penumpangnya.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved