Breaking News:

Berita Kapuas

Dinsos Kapuas Bersiap Salurkan BLT APBD untuk Warga Wilayah Hulu

Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Kalteng, sedang memproses data warga yang akan menerima BLT dan kalau sudah selesai prosesnya akan segera disalurkan.

DINAS SOSIAL KABUPATEN KAPUAS UNTUK TRIBUN KALTENG
Warga menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS -  Warga di kecamatan bagian hulu dari Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bakal menerima bantuan dari pemerintah.

Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Sosial Kapuas, Budi Kurniawan, tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dipastikan akan disalurkan.

Sampai saat ini, kata dia, hanya beberapa desa yang menyampaikan data usulannya. Sementara itu, data usulan harus diverifikasi, sesuai Surat Edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Utamanya, Nomor Induk Kependudukan (NIK) harus diverifikasi terlebih dulu melalui Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Update Covid-19 Kapuas, Pasien Sembuh Sudah 262 Orang, dalam Perawatan Sisa 7

Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Pasangan Suami Istri di Kapuas Kalteng Diduga Nyabu

Bawa Sepaket Sabu, Pria Warga Selat Hilir Kapuas Ini Diamankan Satresnarkoba Polres Kapuas

Asah Bakat, Rutan Kelas IIB Kapuas Kalteng Gelar Prisoners Got Talent

"Karena, semua harus diketahui oleh pusat, apakah NIK valid atau tidak. Apabila dianggap tidak valid, berarti data yang diajukan dianggap fiktif. Karena yang mempertanggung jawabkan semuanya adalah pengusulnya, yaitu Dinas Sosial," beber Kepala Dinsos Kapuas ini.

Kemudian, Budi menjelaskan, untuk wilayah daerah pasang surut sudah semua dijalankan. Sekitar 23.700 yang sudah disalurkan dan sisanya wilayah bagian hulu sekitar 5.000 bantuan dan itupun dilakukan secara bertahap dilihat dari kemampuan daerah juga.

"Kami sedang memproses data yang sudah masuk. Kalau sudah selesai prosesnya, nanti kami salurkan. Dalam proses,  sekitar 5.000 yang diverifikasi," jelas Budi.

Dirinya menuturkan, perhatian pemerintah baik pusat, daerah dan desa cukup besar terhadap pandemi Covid-19 ini.

Artinya, dengan adanya bantuan, diharapkan masyarakat lebih produktif. Jangan hanya berharap dari bantuan, apabila ingin produktif di tengah keadaan seperti ini.

Ia menekankan, bantuan ini hanyalah sebagai stimulan, mendorong supaya masyarakat siap dan bisa memasuki masa normal baru.

"Paling tidak, bisa menjadi stimulan masyarakat untuk bisa produktif kembali selama masa pandemi dan harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan," pungkasnya.

(Tribun Kalteng/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved