Breaking News:

Berita Sampit

Warga Pesisir Pantai Ujung Pandaran Korban Abrasi Akhirnya Tempati Perumahan Baru

Puluhan kepala keluarga (KK) warga yang sebelumnya tinggal di bibir Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur

Tribunkalteng.com/faturahman
Kawasan perumahan baru untuk warga pesisir pantai ujung pandaran yang rumahnya hancur terdampak abrasi Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kotim. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Puluhan kepala keluarga (KK) warga yang sebelumnya tinggal di bibir Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang rumahnya hancur terdampak abrasi pantai saat ini sudah direlokasi ke lokasi yang aman.

Pemerintah Pusat melalui Pemkab Kotim, telah melakukan relokasi warga yang rumahnya hancur terdampak abrasi Pantai Ujung Pandaran.

Lokasi permukiman baru tersebut berada pada titik aman dari abrasi, karena lokasinya cukup jauh dari pantai berada tak jauh dari Puskesmas Teluk Sampit sekitar satu kilometer dari pantai.

Pantauan lokasi permukiman baru warga yang dulunya bermukim di Pantai Ujung Pandaran, Kamis (27/8/2020) tampak rapi.

BMW Motorrad Hadirkan Motor Limited Edition R18 Blechmann Custom

Bioskop Bakal Buka, Benarkah Menonton Film Bisa Tingkatkan Imunitas? Ini Penjelasan Satgas Covid-19

LIVE Tanpa Busana! Bidan Puskesmas Ini Bikin Video Asusila Viral di Medsos, Alasannya Demi Uang

Anak Korban Kaget Pembunuh Ayahnya Ternyata Orang Dekat, Sakit Hati Disebut Perempuan Tak Laku

Selain bangunan permukiman yang cukup tertata dengan baik, di kawasan tersebut juga dilengkapi dengan sarana sekolah untuk anak-anak kompleks perumahan tersebut.

Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi, sebelumnya mengungkapkan, pihaknya melakukan relokasi warga dari Pantai Ujung Pandaran ke tempat yang baru.

Abrasi yang terjadi di Pantai Ujung Pandaran sudah sangat parah, selain puluhan rumah warga rusak akibat abrasi, fasilitas wisata yang dibangun juga banyak yang rusak.

Awalnya, pemerintah pusat melalui Pemkab Kotim, membantu membangun 88 unit rumah untuk nelayan korban abrasi di lokasi relokasi yang disiapkan pemerintah daerah.

Kini, sebagian besar nelayan sudah menempati rumah permanen berkontruksi beton tersebut.

Pemkab Kotim terus melakukan pembenahan, dengan membangun sarana pendukung seperti sekolah, tempat pembuangan sampah, angkutan sampah, dermaga, pabrik es mini, pasar, sarana olahraga dan lainnya.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kotawaringin Timur, mendata total 326 rumah di bibir pantai yang harus direlokasi, sementara rumah yang sudah tersedia di lokasi relokasi, baru 88 unit.

Pemerintah Kotim akan mengusulkan pembangunan rumah tambahan sesuai kebutuhan untuk relokasi warga lainnya yang belum direlokasi sehingga nantinya akan dilakukan penataan kawsan pantai Ujung Pandaran tersebut. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved