Breaking News:

Berita Sampit

Ruangan Dekat Menara BST Indosat Terbakar di Mentaya Hulu Kabupaten Kotim

Teknisi yang mendapati ruang kecil pendukung BTS Desa Satiung Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotim Kalteng dalam keadaan terbakar habis.

POLRES KOTAWARINGIN TIMUR UNTUK TRIBUN KALTENG
Polisi membentang pita kuning di bekas ruangan kecil yang terbakar di dekat menara BTS Indosat, Desa Satiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, SAMPIT - Perangkat pendukung di area menara BTS Indosat, terbakar di Desa Satiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng ).  

Informasi terhimpun, teknisi jaringan Indosat sedang berada di Sampit, Kabupaten Kotim, saat Senin (23 /8/2020). Dan menyadari, berdasar aplikasi monitoring telegram, bahwa BTS di Desa Satiung dalam keadaan mati.

Kemudian, Selasa (25 /8/2020) pagi, teknisi melakukan pengecekan di BTS tersebut. Terlihatlah, semua perangkat pendukungnya dalam keadaan bekas terbakar. 

Bagian yang terbakar itu adalah ruang perangkat jaringan. Konstruksinya dari baja ringan, dilapisi busa, berukuran 3 meter × 4 meter dengan ketinggian 4 meter. Di dalam ruang kecil itu, terdapat perangkat rectifier, baterai, transmisi, AC dan exhus fan.

Hari itu juga, teknisi segera melaporkan secara tertulis ke Polsek Mentaya Hulu.

Bocah Korban Penganiayan di Kotim Perlu Penanganan Serius, Dirujuk ke RS di Palangkaraya

Ibu Kandung dan Pacarnya Siksa Bocah di Sampit, Pelipis Robek dan Tulang Patah

Bocah Korban Penganiayaan Sebut Pacar Ibu Ikut Mukul, Ini Upaya DP3AP2KB Kotim

Bocah Teraniaya, Satreskrim Polres Kotim Jemput Ibu Korban di Polresta Palangkaraya

Bocah Lima Tahun Dianiaya dan Ditinggalkan Orangtuanya di Warung di Sampit Kalteng

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, membenarkan ada laporan yang diterima Polsek Mentaya Hulu tersebut.

Saat Rabu (26/8/2020), Kapolsek Mentaya Hulu dan anggota melakukan pemeriksaan di lokasi. Serta, pemasangan garis polisi. 

Diketahui, menara BTS tersebut selama ini tidak ada penjaga. Di dekatnya, terdapat pondok namun hampir 3 tahun tidak ditempati sejak pemiliknya meninggal.

Keterangan seorang warga bernama Miton yang bermukim kurang lebih 1 kilometer dari lokasi, saat Senin (24/8 2020) sekitar pukul16.00 Wib sedang berada di rumah.

Dia mencium bau menyengat menduga ada benda yang terbakar. Saat keluar rumah, melihat ke arah menara BTS  ada asap hitam mengepul.

Diketahui, menara BTS yang terbakar adalah pendukung jaringan komunikasi yang mencakup 5 desa, yaitu Desa Tanjung Jariangau, Kuala Kuayan, Tangka Robah, Rantau Pulut dan Desa Ayawan. Karena kebakaran itu, pengguna menjadi terganggu.

Polisi memeriksa bekas kebakaran di dekat menara BTS Indosat, Desa Satiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2020).
Polisi memeriksa bekas kebakaran di dekat menara BTS Indosat, Desa Satiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (26/8/2020). (POLRES KOTAWARINGIN TIMUR UNTUK TRIBUN KALTENG)

Hasil konfirmasi polisi dari keterangan pihak Indosat setempat, kerusakan segera diperbaiki ketika perangkat pengganti sudah datang. Namun akibat kejadian itu kerugian materi ditaksir mencapai Rp 452.000.000.

(Tribun Kalteng/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved