Kriminalitas Kotim

Bocah Teraniaya, Satreskrim Polres Kotim Jemput Ibu Korban di Polresta Palangkaraya

Ibu kandung dari korban penganiayanan, bersama pasangannya, YAN, diamankan petugas patroli Satlantas Polresta Palangkaraya, Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
TRIBUN KALTENG/FATURAHMAN
Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Abdoel Harris Jakin, saat memberikan keterangan pers mengenai penanganan kasus bocah yang viral di medsos, Senin (24/8/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, SAMPIT - Seorang bocah yang menderita luka-luka, viral di medsos khususnya di masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), Senin (24/8/2020).

Sementara itu, ibunya kandungnya, YAT, bersama pasangannya, YAN, diamankan petugas patroli Satlantas Polresta Palangkaraya, Kalteng. Sebabnya, di dekat pos Bundaran Besar, berkendara tidak berspion dan berknalpot blong.

Pasangan itu disebut-sebut akan ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Begitu tahu kalau keduanya juga viral terkait kasus bocah itu, langsung diamankan petugas Satlantas Polresta Palangkaraya

Atas perkembangan yang demikian, Polresta Palangkaraya berkoordinasi dengan Polres Kotim. Diketahui,  anggota Polres Kotim menjemput ibu kandung korban dan pasangannya itu di Polresta Palangkaraya.  

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin (24/8/2020), membenarkan menemukan orangtua bocah itu  dibantu Polresta Palangkaraya dan Polda Kalteng

Bocah Lima Tahun Dianiaya dan Ditinggalkan Orangtuanya di Warung di Sampit Kalteng

Diperiksa KPK, Pegawai Pemkab Kotim Cuma Bilang Bupat Supian Hadi Sedang di Jakarta

Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi Diperiksa KPK

Menurut Kapolres, pihaknya masih menunggu tim Resmob Polres Kotim yang masih dalam perjalanan membawa YAT dan YAN itu.

"Sementara itu, kami juga masih fokus untuk penyembuhan luka fisik maupun trauma yang dialami korban. Masih dilakukan pemulihan dengan perawatan pihak Rumah Sakit dr Murjani Sampit. Sedangkan kedua tersangka, secepatnya dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim," ujarnya.

Dikatakan dia, ibu korban dan pasangannya diamankan Polantas Polresta Palangkaraya. "Naik sepeda motor, berdua terjaring petugas Polantas Polresta Palangkaraya di Pos Bundaran Besar Palangkaraya," imbuh Kapolres.

Kemudian, sebut Kapolres, pihaknya akan melakukan ekspose kasus ini setelah melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka.

"Saat mereka tiba malam ini juga dari Palangkaraya ke Polres Kotim, langsung kami lakukan pemeriksaan dan secepatnya akan dilakukan ekpose kasusnya," tandas dia.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Palangkaraya, AKP Anang Hardiyanto, melalui Kanit Turjawali, Ipda I Made Adnyana, menuturkan, pasangan YAT dan YAN diamankan anggota yang sedang patroli. Masing-masing, Bripka Julpan Rifani dan Brigadir Zainur Rofik.

Made menjelaskan, awalnya YAT dan YAN mengendarai sepeda motor Jenis Suzuki Satria F. Dihentikan anggotanya saat melintas di depan Kampus Muhammadiyah karena sepeda motor tidak dilengkapi spion, serta menggunakan knalpot blong.

"Saat dilakukan penilangan di Pos Bundaran Besar Palangkaraya, salah salah seorang anggota, Briptu Anton, mengenali keduanya yang sedang viral di media," ujar Made.

Dari keterangan awal, pasangan YAT dan YAN berencana ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. "Kami berkoordinasi dengan Polres Kotawaringin Timur untuk menyerahkan keduanya," ujar dia.

(Tribun Kalteng/Faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved