Breaking News:

Kriminalitas Kalsel

Tipu Korban Rp 1,35 Miliar, Pelaku Penipuan Berkedok Bisa Loloskan ke Akpol Masuk Sel Polda Kalsel

Pelaku kasus penipuan berkedok bisa memasukan ke akpol berinisial IR kini masuk sel tahanan Polda Kalsel. Sedangkan, IL masih di Banten

banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Kabid Humas Kombes M Rifai memperlihatkan foto pelaku penipuan berkedok bisa luluskan ke Akpol. 

Editor  : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Kalimantan Selatan terus mendalami Kasus penipuan berkedok bisa memasukkan siswa ke Akademi Kepolisian (Akpol) dengan korban PS.

Kini satu tersangka IR telah dilakukan penahanan di rumah tahanan Polda Kalsel sejak beberapa waktu lalu usai diamankan di Jakarta. Sedangkan untuk tersangka IL masih berada di Banten karena terkait kasus di Polda Banten.

Kabid Humas Kombes M Rifai kepada wartawan, Kamis (13/8/2020) mengatakan untuk tersangka IR dan IL keduanya berdomisili di Jakarta.

"Keduanya pelaku adalah masyarakat biasa, bukan anggota," ucap Rifai menegaskan.

Buronan Kasus Penipuan Bank, Rumah Mewah Seharga Rp 200 M Milik Miliarder Diledakkan

Dalangi Penipuan hingga Ratusan Juta Rupiah, Cewek Kobar Ini Ditangkap di Kotim

Ditanya apakah pelaku mengaku anggota kepolisian kepada korban, Kombes M Rifai mengatakan hal itu akan didalami penyidik.

Pada kesempatan in,i IR telah pihaknya tahan dan akan dilakukan penahanan 20 hari kedepan. Sedangkan untuk IL masih berada di Banten karena terlibat satu kasus disana.

Sebelumnya jajaran Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan bersama Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalsel menangkap dua orang yakni IR dan IL. Keduanya ditangkap petugas di Jakarta.

Mahasiswa ini Lakukan Penipuan Online Shop di Tanah Laut, Begini Akibatnya Saat Polisi Membekuknya

Tak tanggung tanggung aksi penipuan keduanya yang beralasan untuk bisa memasukkan Akademi Kepolisian (Akpol) ini membuat korban PS menderita kerugian total Rp1,35 miliar.

Akibat aksinya ini kedua pelaku pihak penyidik jerat p pasal 378 sub 372, jo 55, 56 KUHP dengan ancaman 4 tahun. (tribunkalteng.com/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved