Berita Kapuas

Bobol Warung, Residivis Curat Diamankan Satreskrim Polres Kapuas

AN (36) residivis kasus curat ditangkap Satreskrim Polres Kapuas setelah mendalangi aksi pencurian di sebuah warung

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Hari Widodo
Polres Kapuas untuk BPost
Pelaku curat dan barang bukti saat diamankan jajaran Satreskrim Polres Kapuas. 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Lelaki 36 tahun berinisial AN ini kembali harus merasakan pahit getirnya jeruji besi.

Kembali mengulangi perbuatannya dan melakukan tindak pencurian dan pemberatan (curat) membuatnya harus kembali berurusan dengan hukum.

Pelaku diamankan jajaran Satreskrim Polres Kapuas, Rabu (12/8/2020) sore lalu. Warga Kapuas Hilir itu diamankan karena diduga melakukan pencurian di sebuah warung.

Lokasinya beraksi di Jalan Trans Kalimantan, Desa Pulau Telo Baru, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

"Pelaku ini merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat)," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Tri Wibowo, Kamis (13/8/2020).

Dalangi Pencurian HP, Pria Kapuas Ini Diamankan Satreskrim Polres Kapuas

Melihat HP dalam Box Sepeda Motor, Mengundang Niat Pemuda Murungraya ini Melakukan Pencurian

Dilanjutkannya, sebagaimana penyidikan sementara, pelaku disebutkan melakukan aksinya, Senin (10/8/2020) pukul 04.00 WIB.

"Sebagaimana keterangan korban, saat itu ia sedang tidur di warung miliknya dan ketika terbangun melihat dompet yang di dalamnya terdapat kartu-kartu penting dan uang Rp 500 ribu serta handphone sudah tidak ada lagi," jelas Kasat.

Atas kejadian itu, korban melapor ke Polres Kapuas dan mengalami kerugian Rp 2.550.000.

"Kami tindaklanjuti laporkan korban dan akhirnya bisa amankan pelaku di Kapuas. Barang bukti diamankan diantaranya satu handphone merek Oppo A5S," ujarnya.

Pencuri Uang Rp 800 Juta Diringkus Polda Kalbar di Sampit

Kini pelaku pun menjalani proses hukum sebagaimana aturan yang berlaku atas perbuatannya.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama lima tahun," pungkasnya. (tribunkalteng/fadly sr)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved