Kriminalitas Regional

Pengakuan Gilang Fetish Kain Bungkus, Ada 25 Orang Korbannya, Setelah Dibungkus Rangsangan Muncul

Berikut Pengakuan Gilang Fetish Kain Bungkus, Ada 25 Orang Korbannya, Setelah Dibungkus Rangsangan Muncul

Editor: Didik Trio
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Gilang pelaku fetish kain jarik ditangkap polisi di rumahnya di Kapuas, Kalteng. 

Editor : Didik Trio Marsidi
https://banjarmasin.tribunnews.com/2020/04/02/redaktur-banjarmasinpostcoid-didik-triomarsidi
TRIBUNKALTENG.COM - Setelah diperiksa secara intersif polisi pelaku fetish kain jarik mengaku ada 25 orang yang jadi korban pelampiasan nafsunya.

Pelaku kerap melancarkan aksinya dengan modus riset.

Pelaku pun mengancam bahwa penyakit bawaannya kambuh jika 'bungkus-membungkus' tidak dilakukan oleh korban.

Gilang pelaku fetish kain jarik akhirnya tiba di Polrestabes Surabaya, Sabtu (8//8/2020).

Mantan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga itu dibekuk di kediamannya, Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kamis (6/8/2020) pukul 16.00.

UPDATE Covid-19 Dunia 9 Agustus: Ada 19,7 Juta Kasus, Gelombang Protes Soal Covid-19 di Israel

Daftar Ponsel Android Terkencang Juli 2020 Versi AnTuTu, Oppo Find X2 Jawaranya

SIARAN Langsung MotoGP Ceko 2020 Trans 7, LIVE Trans7 Pukul 14.00 Sirkuit Brno, Rossi Salip Zarco?

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddison Isir, memaparkan ada lima saksi yang sudah dimintai keterangan oleh kepolisian.

Tentunya, berkoordinasi dengan tim Help and Counselling Center Unair. Serta beberapa ahli pidana, ahli ITE, Ahli Bahasa hingga Fakultas Ilmu Budaya.

Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 27 ayat (4) Juncto pasal 45 ayat (4) dan/atau pasal 29 Juncto pasal 45B UU 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau pasal 335 KUHP dengan ancaman 6 Tahun penjara.

"Ini dihadapkan pada dugaan tindakan tersangka yang sengaja melakukan pemerasan dan pengancaman kepada korban melalui elektronik," sambungnya.

Hasil penyidikan sejauh ini menunjukkan beberapa barang bukti yang disita oleh petugas di rumah kos tersangka.

Diantaranya satu lembar kain jarik batik, lembar kain putih, tali benang warna putih, tali benang warna hitam dan alat komunikasi.

"Motifnya adalah rangsangan yang bersifat seksual dari orang dengan kondisi sudah dibungkus kain jarik," katanya.

Berdasarkan keterangan dari tersangka, terdapat 25 orang yang menjadi korban bungkus-membungkus yang dilakukan oleh Gilang.

"Kami tetap akan berkoordinasi dengan Tim Help Center Unair dan akan meminta keterangan lebih lanjut dari para korban," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved