Breaking News:

Kriminalitas Kapuas

Balas Pukulan dengan Tikaman Pisau, Lelaki Asal Desa Lupak Dalam Ini Diamankan Polsek Kapuas Kuala

Seorang pria warga Sei Batimbau, Desa Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas diamankan polisi karena terlibat tindak penganiayaan.

Polsek Kapuas Kuala
Pelaku dan barbuk yang diamankan Polsek Kapuas Kuala 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Tindak penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) paksa lelaki berinisial Ih (24) ini masuk jeruji tahanan Polsek Kapuas Kuala.

Warga Sei Batimbau, Desa Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas itu diamankan pihak berwajib, Kamis (30/7/2020) malam lalu.

Pelaku diamankan tak selang lama usai melakukan penusukan terhadap korbannya, seorang laki-laki berinisial Rd (30) warga Desa Lupak Dalam.

Tindak penganiayaan itu terjadi di pinggir jalan samping sebuah warung di Jalan Tanjung Raya, Desa Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pulihkan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19, Pemko Palangkaraya Upayakan Langkah Ini

Polisi Kawal Kegiatan Dubes Belanda di Palangkaraya, Temui Korban Kecelakaan Sungai Sebangau

Oknum Anggota DPRD di Sulteng Digerebek Istri Selingkuh Dalam Mobil, Pelakor Dipaksa Buka Baju

Pesawat Cessna Jatuh di Papua Nugini, Ternyata Bawa Paket Kokain Senilai Rp 1 Triliun

Kapolsek Kapuas Kuala, AKP Waryono mengatakan pihaknya langsung gerak cepat setelah dapat informasi adanya tindak penganiayaan tersebut.

"Pelaku kami tangkap tak selang lama usai melakukan penusukan terhadap korbannya," katanya, Senin (3/8/2020).

Kapolsek pun menerangkan kronologi kejadian. Berawal saat pelaku sedang mengobrol dengan temannya di pinggir jalan.

"Tiba-tiba korban datang dan langsung memukul pelaku berulang kali hingga pelaku terpental," ujarnya.

Namun perihal mengapa terjadi tindak pemukulan masih dalam penyelidikan.

"Pelaku dipukul korban dan melakukan perlawanan dengan mengambil sebilah pisau yang terselip di pinggangnya dan langsung menusuk korban sebanyak dua kali di bagian perut," beber Kapolsek.

Diketahui, korban sempat melarikan diri meminta pertolongan dengan pemilik warung yang dekat tempat kejadian perkara.

"Pemilik warung saat itu langsung membawa korban ke Puskesmas Lupak Dalam untuk mendapatkan pertolongan oleh petugas medis," tambahnya.

Dapat laporan itu, polisi pun tindak lanjut ke lapangan dan pelaku pun diamankan. Beserta barang bukti sebilah pisau dengan panjang 17 sentimeter.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun," pungkasnya.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved